Iklan

Iklan

Lewat BRIsik, BRI Soppeng Dekatkan Layanan Digital kepada Generasi Muda

13 Juni 2026, 10:49 PM WIB Last Updated 2026-06-16T14:49:41Z

Bank BRI Cabang Soppeng saat memberikan edukasi layanan perbankan kepada komuntas IKALONG Soppeng pada kegiatan BRI Bermusik (BRIsik), Sabtu, 13 Juni 2026/ Foto : Istimewa

RAKYATSATU.COM, SOPPENG - Cara masyarakat berinteraksi dengan layanan perbankan terus berubah. Jika dulu transaksi identik dengan antrean di kantor cabang atau mesin ATM, kini sebagian besar kebutuhan finansial dapat diselesaikan hanya melalui telepon pintar, Sabtu, 13 Juni 2026.


Perubahan itu paling terasa di kalangan generasi muda. Mereka tumbuh di tengah perkembangan teknologi digital yang serba cepat dan menginginkan layanan yang praktis, mudah, serta dapat diakses kapan saja.


Membaca perubahan tersebut, BRI Cabang Soppeng mencoba mengambil langkah yang berbeda. Tidak hanya menghadirkan layanan digital, tetapi juga membangun kedekatan dengan generasi muda melalui pendekatan yang lebih relevan dengan gaya hidup mereka.


Salah satunya melalui program BRI Bermusik atau BRIsik, sebuah kegiatan yang memadukan hiburan, interaksi komunitas, dan edukasi layanan digital dalam satu ruang yang sama. Program BRIsik tersebut digelar setiap akhir pekan, di pelataran Kantor Cabang BRI Soppeng, di Jalan Merdeka, Kelurahan Botto, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng.


Di tengah alunan musik dan suasana santai akhir pekan, masyarakat diperkenalkan dengan berbagai layanan digital BRI yang kini menjadi bagian dari transformasi industri perbankan nasional.


Bagi sebagian anak muda yang hadir, BRIsik mungkin terlihat seperti panggung musik biasa. Namun di balik itu, terdapat upaya untuk memperkenalkan cara baru dalam mengakses layanan keuangan yang lebih modern dan efisien.


Pimpinan BRI Cabang Soppeng, Rahmatulloh Habibi, menilai bahwa pendekatan kepada generasi muda tidak bisa lagi dilakukan dengan cara-cara konvensional. Menurutnya, generasi saat ini membutuhkan ruang yang lebih dekat dengan aktivitas sehari-hari mereka.


Karena itu, BRI memilih menghadirkan edukasi layanan digital melalui kegiatan yang lebih akrab dengan dunia anak muda, salah satunya melalui musik dan ruang kreatif komunitas.


Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diperkenalkan dengan berbagai fitur dalam aplikasi BRImo yang kini menjadi salah satu kanal utama layanan digital BRI. Aplikasi tersebut memungkinkan nasabah melakukan berbagai transaksi keuangan tanpa harus datang ke kantor bank.


Mulai dari transfer dana, pembayaran tagihan, pembelian pulsa, pembayaran QRIS, pembukaan rekening secara digital, hingga berbagai layanan investasi kini dapat diakses melalui satu aplikasi.


Transformasi layanan ini sejalan dengan perubahan perilaku masyarakat yang semakin mengandalkan teknologi dalam kehidupan sehari-hari. Bagi generasi muda, kecepatan dan kemudahan akses menjadi faktor penting dalam memilih layanan keuangan.


Data BRI menunjukkan bahwa BRImo terus mengalami pertumbuhan pengguna dan telah digunakan oleh puluhan juta nasabah di Indonesia sebagai sarana transaksi digital.


Namun bagi BRI, transformasi digital tidak hanya berbicara tentang teknologi. Yang tidak kalah penting adalah memastikan masyarakat memahami cara memanfaatkan teknologi tersebut secara aman dan produktif.


Karena itu, edukasi literasi keuangan digital menjadi bagian yang terus didorong. Masyarakat tidak hanya diajak menggunakan layanan digital, tetapi juga memahami manfaat, keamanan, dan peluang yang dapat diperoleh melalui pemanfaatan teknologi keuangan.


Pendekatan tersebut mendapat respons positif dari berbagai komunitas di Kabupaten Soppeng. Salah satunya datang dari Ikatan Anak Dara Kalolo Soppeng atau IKALONG yang menilai kegiatan seperti BRIsik mampu menghadirkan suasana edukasi yang lebih ringan dan mudah diterima.


Suasana program BRI Bermusik (BRIsik) yang digelar Bank BRI Cabang Soppeng, di pelataran Kantor Cabang BRI Soppeng, Sabtu, 13 Juni 2026/ Foto : Istimewa

Menurut perwakilan IKALONG, anak muda saat ini sangat dekat dengan teknologi, tetapi belum semuanya memahami bagaimana memanfaatkan layanan digital secara maksimal untuk mendukung aktivitas sehari-hari.


"Melalui kegiatan seperti BRIsik, anak muda tidak hanya datang untuk menikmati hiburan. Mereka juga bisa mengenal layanan digital yang bermanfaat untuk kebutuhan transaksi, usaha, maupun aktivitas keuangan lainnya," kata Fitriana.


Ia menilai pendekatan yang dilakukan BRI terasa lebih dekat dengan karakter generasi muda dibandingkan sosialisasi yang bersifat formal. Musik menjadi pintu masuk, sementara edukasi layanan menjadi nilai tambah yang diperoleh peserta.


Keberadaan ruang interaksi seperti BRIsik juga dianggap mampu mempertemukan berbagai komunitas dan membuka diskusi mengenai peluang ekonomi digital yang semakin berkembang.


Di tengah percepatan transformasi digital, literasi keuangan menjadi salah satu kebutuhan yang semakin penting. Teknologi akan memberikan manfaat yang lebih besar ketika masyarakat mampu menggunakannya secara tepat dan bertanggung jawab.


Melalui BRIsik, BRI Soppeng mencoba menunjukkan bahwa layanan perbankan tidak harus selalu hadir dalam suasana formal. Edukasi dapat disampaikan dengan cara yang lebih santai, lebih dekat, dan lebih sesuai dengan kehidupan generasi muda.


Pada akhirnya, yang dibangun bukan hanya hubungan antara bank dan nasabah. Lebih dari itu, BRI berupaya membangun ekosistem yang mendorong masyarakat semakin melek finansial dan siap menghadapi era ekonomi digital yang terus berkembang. [Ichsan Machmud]

Komentar

Tampilkan

  • Lewat BRIsik, BRI Soppeng Dekatkan Layanan Digital kepada Generasi Muda
  • 0

Terkini

Iklan