RAKYATSATU.COM, JAKARTA - Seluruh kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Maros tiba di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, pada Senin malam, 10 Agustus 2026. Rombongan tiba sekitar pukul 23.00 WIB dalam kondisi aman dan sehat.
Kedatangan peserta dan pendamping berlangsung lancar. Setelah menempuh perjalanan menuju lokasi perkemahan, seluruh anggota kontingen langsung menempati area yang telah disiapkan panitia.
Tahun ini, penyelenggaraan Jambore Nasional memiliki sejumlah perbedaan dibanding pelaksanaan empat tahun sebelumnya. Salah satunya berkaitan dengan penggunaan energi selama berada di lokasi perkemahan.
Peserta diwajibkan menggunakan peralatan listrik non-konvensional selama kegiatan berlangsung. Kebijakan tersebut diterapkan untuk mendorong kemandirian peserta sekaligus efisiensi penggunaan energi di area perkemahan.
Ketua Kwarcab Maros Muetazim Mansyur meminta seluruh peserta segera menyesuaikan diri dengan kondisi dan aturan yang berlaku.
"Harapan saya agar peserta Jamnas bisa cepat beradaptasi dengan lingkungan dan aturan baru. Jaga kesehatan agar semua rangkaian kegiatan bisa diikuti dengan baik," kata Muetazim.
Ia juga meminta para pendamping tidak lengah dalam mengawasi peserta selama berada di Bumi Perkemahan Cibubur.
"Untuk para pendamping agar terus memperhatikan adik-adik kita selama berada di Bumi Perkemahan. Jaga kekompakan kelompok," ujarnya.
Menurut Muetazim, kesehatan dan kekompakan menjadi modal penting bagi kontingen untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan Jambore Nasional.
Dengan seluruh peserta dan pendamping telah berada di lokasi, Kwarcab Maros kini bersiap mengikuti berbagai agenda Jambore Nasional di Bumi Perkemahan Cibubur.
Kehadiran kontingen Maros diharapkan tidak hanya menjadi ajang mengikuti kegiatan kepramukaan, tetapi juga kesempatan bagi para peserta untuk membangun kemandirian, kedisiplinan, dan pengalaman melalui pertemuan dengan anggota Pramuka dari berbagai daerah di Indonesia. (Ikhlas/Arul)