Iklan

Iklan

Santri PPTQ Ulul Albab Bone Khatam Hafalan 30 Juz

17 Mei 2026, 10:35 PM WIB Last Updated 2026-05-18T00:38:33Z

Prosesi khataman hafalan Al-Qur'an 30 juz dipandu oleh Ustadz KH Nandar Trijaya.

RAKYATSATU.COM, BONE
- Pondok Pesantren Tahfidzh Al-Qur'an PPTQ Ulul Albab menggelar khataman hafalan Al-Qur'an 30 juz di Sekretariat Yayasan Cahaya Dua Putra, BTN Bone Biru Indah Permai Blok C1 Nomor 1, Kabupaten Bone, Ahad, 17 Mei 2026.


Kegiatan bertema “Membentuk Generasi Islami yang Berjiwa Qur'ani” itu berlangsung khidmat dan dihadiri Dewan Penasehat Pondok sekaligus Kepala Dinas Ketahanan Pangan Bone Andi Zainal Wahyudi, pimpinan PPTQ Ulul Albab KH Nandar Trijaya, perwakilan Kantor Kementerian Agama Bone Andi Nur Budiman, pengurus yayasan, panitia, serta orang tua santri.


Salah satu santri yang mengikuti khataman adalah Muhammad Bintang Ilham Cempa, putra pasangan H Muchtar Cempa dan Hj Hasna, SE, Lurah Latoma, Kecamatan Unaha, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara.


Prosesi diawali dengan ikhtibar atau pengujian hafalan melalui sejumlah ayat pilihan. Setelah itu, khataman Al-Qur'an dipandu langsung oleh KH Nandar Trijaya.


Hj Hasna mengaku bersyukur atas capaian anaknya yang berhasil menuntaskan hafalan 30 juz. Ia menyebut proses tersebut tidak mudah, namun menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga.


“Alhamdulillah kami sebagai orang tua sangat bangga dan bersyukur karena anak kami bisa menyelesaikan 30 juz. Meski perjuangan ini cukup berat, anak kami bisa membanggakan kami sebagai orang tua,” kata Hasna.


Ia berharap santri lain juga mampu menyelesaikan hafalan Al-Qur'an mereka dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari.


Mewakili Pemerintah Kabupaten Bone, Andi Zainal Wahyudi mengatakan lembaga tahfidz seperti PPTQ Ulul Albab memiliki peran penting dalam menyiapkan generasi Qurani. Ia berharap hubungan pondok pesantren dengan masyarakat terus diperkuat.


“Harapan kami, mari bersama-sama membesarkan pondok pesantren ini dengan menyekolahkan anak-anak kita di sini dan menjadi donatur, sehingga ke depan pesantren ini tumbuh lebih baik dari hari ini,” ujarnya.


Sementara itu, pimpinan PPTQ Ulul Albab KH Nandar Trijaya mengatakan pembinaan santri tidak hanya berfokus pada hafalan Al-Qur'an, tetapi juga pembentukan akhlak dan pembiasaan ibadah. Menurut dia, tantangan generasi muda ke depan semakin berat sehingga pendidikan karakter menjadi hal penting.


Ia menjelaskan metode pembelajaran di PPTQ Ulul Albab dirancang dengan pengaturan waktu yang ketat dan terukur. Santri ditargetkan menghafal minimal satu halaman setiap hari, kemudian mengulang hafalan pada malam hari agar materi yang diperoleh tidak mudah dilupakan.


Selain mengembangkan program tahfidz Al-Qur'an, PPTQ Ulul Albab juga berencana membangun sekolah formal. Menurut Nandar, langkah tersebut merupakan bagian dari dukungan pondok pesantren terhadap upaya mencerdaskan generasi bangsa. [Ikhlas /Sugi]

Komentar

Tampilkan

  • Santri PPTQ Ulul Albab Bone Khatam Hafalan 30 Juz
  • 0

Terkini

Iklan