Iklan

Iklan

Camat Se-Bone Ikut Mallanca di HJB ke-696, Camat Bengo: Sempat Was-was Hadapi Senior

03 April 2026, 1:05 PM WIB Last Updated 2026-04-03T05:05:30Z

Camat Bengo saat menghantam betis lawannya,  Camat Palakka yang berpasangan Camat Barebbo



RAKYATSATU.COM, BONE - Mallanca adalah tradisi ekstrem adu betis khas masyarakat Bugis di Bone dan Maros, Sulawesi Selatan, yang dilakukan sebagai ungkapan syukur pascapanen. Tradisi ini melambangkan keberanian, kekuatan, dan solidaritas sosial, di mana para pria saling menghantamkan tulang kering (lanca) ke arah betis lawan (ganca-ganca).

Tradisi ini pun meramaikan dan menyemarakkan peringatan Hari Jadi Bone (HJB) ke-696 yang dikemas oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bone, perlombaan/pertandingan "mallanca" antara para Kepala OPD dan para camat se Kabupaten Bone, yang dilaksanakan di lapangan Merdeka Bone, Kamis (02/02/2026) kemarin. 

Camat Bengo, Asyari Adifati Pratama yang akrab disapa Ririn, menuturkan bahwa ini pertama kalinya dirinya merasakan yang namanya Mallanca dengan terlibat langsung sebagai peserta.

Alumni IPDN ini mengakui pula pada mulanya dirinya sempat merasa was-was. Namun baginya pula, jika itu suatu kehormatan bisa ikut langsung terlibat sebagai peserta lomba Mallanca antara Camat Sekabupaten Bone.

"Pada kesempatan ini kami difasilitasi oleh bapak Bupati Bone untuk merasakan langsung tradisi ini yang dikemas dalam rangkaian kegiatan menyambut HJB ke 696 tahun. Ini tentu suatu kehormatan bagi saya," ujar Ririn, Jumat (03/04/2026).

"Lomba ini banyak menyimpan suka dan duka apalagi dumba-dumba karena menyangkut keberanian menghantam tulang kering kaki lawan, yang paling menakutkan dan membuat keringat banyak tumpah di lapangan ketika mengetahui lawan saya adalah para senior-senior alumni Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).  Disitulah saya sempat berfikir mau maju atau mengundurkan diri," ujarnya lagi sambil tertawa. 

"Seketika itu saya juga berfikir kalo mundur, malu dengan Kecamatan Bengo, sudah banyak sorak sorai penonton berteriak-teriak mensupport dari belakang Bengo... Bengo.. Bengo," tambahnya. 

"Mau terus maju melanjutkan pertandingan dihadapan saya ada dua senior alumni Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) yang sekarang berubah nama menjadi IPDN yaitu Kaks Andi Yusuf (Camat Palakka) dan kak Aswan Hijrah (Camata Palakka)," ujarnya.

Setelah dipikir-pikir kapan lagi dapat kesempatan menghantam tulang kering kaki senior, akhirnya dirinya pun memberanikan diri memasuki arena bersama pasangannya, Camat Lamuru menghadapi kedua kakak seniornya sambil mengingat kata-kata Kepala BKSDM Kabupaten Bone yang juga Plt. Kadis Pendidikan Kabupaten Bone, Edy Saputra Syam.

"Lebih baik minta maaf daripada minta izin, itulah kata-kata dari Kepala BKPSDM Bone yang sempat saya kutip pula. Lebih baik minta maaf memangma daripada saya minta izin," ujarnya lagi sambil tertawa. 

Perlombaan Mallanca pun berjalan dengan sukses hingga selesai yang dipimpin dan diwasiti Kadispora Kabupaten Bone, Andi Akbar

Kegiatan ini lebih banyak bersifat silaturrahmi antara Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman dengan para Staf Ahli, Asisten, Kepala OPD Pemkab Bone, para Kaban, dan para Camat serta masyarakat yang sempat menonton. (Ikhlas/Rasul)
Komentar

Tampilkan

  • Camat Se-Bone Ikut Mallanca di HJB ke-696, Camat Bengo: Sempat Was-was Hadapi Senior
  • 0

Terkini

Iklan