![]() |
| Penyerahan secara resmi bantuan BRI Peduli berupa sumur boroleh Pinca Bank BRI Cabang Soppeng kepada Dandim 1423/Soppeng/ Foto : Istimewa |
RAKYATSATU.COM, SOPPENG - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) disambut baik oleh masyarakat Desa Jampu, Kecamatan Liliraja, Kabupaten Soppeng. Betapa tidak, program TMMD tersebut memberikan dampak langsung kepada masyarakatnya.
Dari beberapa program fisik yang menyentuh masyarakat, Bantuan Sumur Bor menjadi salahsatu hal yang sudah lama dibutuhkan masyarakat.
Di Dusun Lonrong, air bukan sekadar kebutuhan rumah tangga. Ia menjadi persoalan yang selalu muncul setiap musim panas tiba. Sumber air sumur galian mulai surut.
Situasi tersebut dirasakan oleh ratusan kepala keluarga yang bermukim di Lonrong. Selama ini, sumur galian menjadi satu-satunya andalan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Namun kondisi berubah setelah Desa Jampu menjadi salah satu sasaran program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) 2026. Program itu membawa sejumlah pembangunan fisik, termasuk bantuan sumur bor.
Melalui program BRI Peduli, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Cabang Soppeng bersama YBM Brilian RO Makassar menyalurkan bantuan pembangunan sumur bor di dua titik wilayah Desa Jampu.
Kepala Desa Jampu, Nurfahsah mengatakan, dirinya selaku Pemerintah Desa sangat mengapresiasi Pemerintah Kabupaten, Kodim dan BRI Cabang Soppeng, yang menjadikan wilayahnya sebagai sasaran TMMD.
"Alhamdulillah dengan adanya Sumur Bor ini, masyarakat sudah bisa memanfaatkan sarana air bersih," kata Nuffahsah, Rabu 13 Mei 2026.
Kata dia, Dusun Lonrong yang dimukimi 153 rumah warga selama ini memenuhi kebutuhan air sehari-hari menggunakan sumur galian. Saat musim kemarau datang, sebagian besar sumur warga mulai mengering. Dengan hadirnya Sumur Bor, masyarakat tidak khwatir lagi di musim kemarau.
"Selama ini masyarakat menggunakan sumur galian, tapi kalau kemarau kering lagi. Dengan adanya sumur bor tentu beda kualitas dan lebih bersih," sambungnya.
![]() |
| Bantuan sumur bor dari BRI Peduli pada kegiatan TMMD Soppeng/ Foto : istimewa |
Sementara itu, Pemimpin Cabang (Pinca) Bank BRI Soppeng, Rahmatulloh Habibi mengatakan, bantuan Sumur Bor tersebut menjadi bagian dari komintmen Bank BRI dalam mendukung penyediaan akses air bersih bagi masyarakat desa, sekaligus memperkuat sinergi antara dunia perbankan, pemerintah, dan TNI dalam pembangunan daerah.
Program sumur bor dinilai penting karena masyarakat di wilayah tersebut masih menghadapi keterbatasan akses air bersih, terutama saat musim kemarau. Kehadiran fasilitas itu diharapkan dapat membantu kebutuhan rumah tangga warga sekaligus mendukung aktivitas pertanian masyarakat setempat.
"Kami (BRI,-red) menegaskan, bahwa kami tidak hanya hadir dalam layanan perbankan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap kebutuhan dasar masyarakat," jelasnya.
Kata dia, bantuan sumur bor dari BRI Peduli menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa melalui penyediaan sarana air bersih yang lebih layak dan berkelanjutan.
Senada dengan Dandim 1423/Soppeng, Letkol Inf Eko Yuliyanto menilai, bantuan sumur bor akan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Program itu juga dianggap memperkuat semangat gotong royong dan kebersamaan dalam pembangunan desa.
Selain mendukung kebutuhan air bersih, keberadaan sumur bor diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian warga karena ketersediaan air menjadi faktor penting dalam aktivitas bercocok tanam.
Bagi Sudirman, warga setempat mengatakan bahwa, air menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan aktivitas sehari-hari, termasuk untuk lahan pertanian dan perkebunan.
Ia mengaku bantuan itu membuat kebutuhan rumah tangga menjadi lebih ringan. Mereka tak perlu khwatir berlebihan seperti sebelumnya.
Karena itu, pembangunan sumur bor dipandang memberi dampak jangka panjang, terutama bagi masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan akses air bersih. [Ichsan Machmud]

