Iklan

Iklan

Berkat KUR BRI Warung Kelontong di Pedesaan Bisa Bertahan dan Tumbuh

14 Mei 2026, 7:14 PM WIB Last Updated 2026-05-14T11:15:42Z

Toko Kelontong milik Sulfiadi (Aco) yang berada di Desa Liu, Kecamatan Sabbangparu, Kabupaten Wajo/ Foto : Ichsan Machmud

RAKYATSATU.COM, WAJO - Sulfiadi salah satu pemilik toko kelontong di Desa Liu, Kecamatan Sabbangparu, Kabupaten Wajo, yang bergantung pada perputaran warung yang ia miliki, Kamis 14 Mei 2026.


Bagi warga desa, yang cukup jauh dari Ibu Kota Kabupaten, toko kelontong bukan hanya tempat berbelanja, melainkan ruang bertukar kabar dan menjaga hubungan sosial.


Sesekali pembeli datang ke toko milik Aco sapaan akrab Sulfiadi, untuk membeli kebutuhan harian. Ada yang membayar tunai, ada pula yang menggunakan QRIS melalui telepon genggam. 


Aktivitas ekonomi kecil bergerak pelan, namun terus hidup. Namun, menjaga warung tetap bertahan bukan perkara mudah. Harga kebutuhan pokok berubah cepat, stok barang harus terus tersedia.


Seiring meningkatnya kebutuhan sehari-hari, Sulfiadi mencoba memperbesar kapasitas usaha. Ia mulai menambah stok sembako, minuman kemasan, hingga kebutuhan rumah tangga lain yang sebelumnya terbatas.


Kehadiran Kredit Usaha Rakyat atau KUR dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, di usahanya membuat toko kelontong miliknya berkembang. Kini ia juga menjadi agen Gas LPG Bersubsidi.


Menurut dia, proses pengajuan KUR tidak serumit yang selama ini dibayangkan masyarakat desa. Persyaratannya dianggap lebih mudah dipahami dan cicilan yang ditawarkan terasa lebih ringan dibanding pinjaman konvensional lainnya.


“Pengajuannya mudah dan bunganya rendah. Saya pilih KUR karena memang paling murah dan cepat,” ujarnya.


Perubahan itu perlahan memberi dampak terhadap usahanya. Pembeli menjadi lebih ramai karena pilihan barang semakin lengkap. Perputaran usaha juga menjadi lebih stabil dibanding sebelumnya.


“Manfaat KUR bagi pelaku usaha sangat baik, terutama bagi yang sedang ingin meningkatkan usahanya,” kata Aco.

QRIS Statis yang disediakan melalui layanan BRI Merchant yang terpajang di toko kelontong milik Sulfiadi (Aco)/ Foto : Ichsan Machmud


Hal seperti ini menjadi bagian kecil dari pergerakan ekonomi mikro yang sedang tumbuh di berbagai wilayah Sulawesi Selatan. Di balik angka-angka penyaluran kredit, terdapat banyak usaha kecil yang mencoba bertahan di tengah perubahan ekonomi desa.


Data dari yang diperoleh, sepanjang Januari hingga Desember 2025, BRI Cabang Sengkang tercatat merealisasikan penyaluran Kredit Usaha Rakyat sebesar Rp814 miliar. Dana itu mengalir ke berbagai sektor produktif, mulai perdagangan, pertanian, perikanan, peternakan, hingga jasa.


Bagi sebagian masyarakat desa, KUR bukan lagi sekadar program pembiayaan pemerintah. Namun mulai dipandang sebagai jalan untuk menjaga usaha kecil tetap hidup sekaligus berkembang.


Pimpinan Cabang BRI Sengkang, Asryani Abdullah, mengatakan penyaluran KUR menjadi bagian dari upaya memperluas akses pembiayaan kepada pelaku UMKM di wilayah kerja BRI Cabang Sengkang.


Menurut dia, sektor usaha kecil memiliki peran besar dalam menjaga denyut ekonomi masyarakat daerah. Karena itu, akses pembiayaan harus diperluas hingga menjangkau masyarakat di desa-desa.


“Penyaluran KUR ini diharapkan dapat mendorong peningkatan kapasitas usaha UMKM, membuka lapangan kerja, serta berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Asryani.


Di Wajo dan wilayah sekitarnya, kehadiran layanan perbankan memang mulai semakin dekat dengan kehidupan masyarakat. Selain kantor cabang dan BRI Unit, masyarakat kini mengenal layanan Agen BRILink hingga transaksi digital menggunakan QRIS.


Jaringan layanan BRI Cabang Sengkang saat ini meliputi satu kantor cabang, 14 BRI Unit, 2.311 Agen BRILink, 100 EDC Merchant, 6.974 merchant QRIS, serta jaringan ATM dan CRM yang tersebar di berbagai wilayah.


Asryani mengatakan penyaluran KUR ke depan akan terus dioptimalkan secara tepat sasaran dan berkelanjutan. 


Menurut dia, pembiayaan produktif harus benar-benar mampu membantu pelaku usaha berkembang, bukan justru menambah beban baru. [Ichsan Mahmud]

Komentar

Tampilkan

  • Berkat KUR BRI Warung Kelontong di Pedesaan Bisa Bertahan dan Tumbuh
  • 0

Terkini

Iklan