ads

22 October, 2019

Bersinergi Kantor Bea Cukai Makassar dan Polres Bone, Satpol PP Bone Gelar Sosialisasi Pemberantasan Pajak/Cukai Rokok Ilegal

Bersinergi Kantor Bea Cukai Makassar dan Polres Bone, Satpol PP Bone Gelar Sosialisasi Pemberantasan Pajak/Cukai Rokok Ilegal
banner 336x280
RAKYATSATU.COM, BONE - Berkat sinergitas Kantor Bea Cukai Makassar dan Polres Bone, Satpol PP Bone berhasil menggelar Sosialisasi Pemberantasan Pajak/Cukai Rokok Ilegal Tahun 2019 di Novenal Hotel Watampone, Selasa (22/10/2019).

Sosialisasi Pemberantsan Pajak/Cukai Rokok Ilegal Tahun 2019 yang dibuka Sekda Kabupaten Bone, H Andi Surya Darma, menghadirkan Bea Cukai Makassar, Polres Bone, dan Asisten 2 Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Bone sebagai narasumber.

Kasubsi Hanggar Pabean dan Cukai Kantor Bea dan Cukai Makassar, Daarmi Ali, dalam materinya, menyampaikan sosialisasi mengenai ketentuan di bidang cukai terkait jenis-jenis barang kena cukai yang ada di Indonesia, ciri-ciri rokok illegal dan juga sanksi sesuai undang-undang cukai, serta identifikasi pita cukai.

Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Bone, Andi Gunadil Ukra, menjelaskan leran Pemerintah dalam pemberantasan cukai/rokok ilegal tahun 2019 serta dana bagi hasil cukai hasil tembakau yang manfaatnya langsung dapat dirasakan oleh masyarakat.

Begitupun juga materi yang diberikan dari Ipda Dodie Ramaputra perwakilan Polres Bone, dalam materi Sinergitas Kepolisian Dalam Pemberantasan pajak cukai / Rokok Ilegal menjelaskan koordinasi PPNS dalam pelaksanaan penegakan dan penyidikan.

Sementara itu, Kasatpol PP Kabupaten Bone, Andi Akbar, mengharapkan adanya persamaan persepsi mengenai peraturan serta tindak lanjut di lapangan terkait masalah di bidang cukai, khususnya rokok ilegal.

"Satpol PP sebagai salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Bone memiliki tugas yaitu menegakkan peraturan daerah, tidak terkecuali masalah rokok ilegal. Makanya melalui sosialisasi ini kami mengharapkan adanya persamaan persepsi mengenai peraturan serta tindak lanjut di lapangan terkait masalah di bidang cukai, khususnya rokok ilegal," ujar Andi Akbar.

Peserta pada kegiatan tersebut, selain personel Salpol PP Kabupaten Bone dan para pejabat struktural, perwakilan bagian perekonomian pemkab Bone, diikuti pula beberapa undangan dari distributor dan pengecer rokok dan kejaksaan serta utusan dari beberapa kecamatan yang ada dikabupaten Bone.

Ternyata peserta sosialisasi banyak yang sudah mengetahui tentang ciri-ciri rokok ilegal dibuktikan dengan tanggapan yang diberikan oleh peserta atas ciri-ciri rokok ilegal adalah rokok yang tidak dilekati pita cukai (rokok polos), rokok yang dilekati pita cukai palsu atau pita cukai bekas.  (Rasul)
Don't Miss

News Feed