-->

Iklan

Iklan

Begini Salah Satu Upaya Cegah dan Tangkal Radikal Separatisme di Satjar Korem 141/Tp

rakyatsatu
Selasa, 17 September 2019, 1:56 PM WIB Last Updated 2019-09-17T05:56:20Z
RAKYATSATU COM, BONE - Guna mencegah dan menangkal radikal/separatisme, khususnya dalam wilayah satuan jajaran (satjar) Korem 141/Tp, salah satu upaya yang dilakukan adalah menggalakkan kegiatan komunikasi sosial (komsos).

Hal itu terbukti, pada hari Senin, Kasrem 141/Tp, Letkol Inf Bobbie Triyantho, membuka kegiatan komsos Cegah Tangkal Radikal/Separatisme Diwilayah Korem 141/Tp Ta. 2019, di gedung PKK Kabupaten Bone, Selasa (17/09/2019).

Kegiatan Komsos tersebut sesuai dengan keguanaan dan temanya yakni "Melalui Kegiatan Pembinaan Komsos Cegah Tangkal Radikalisme Kita Perkokoh Mentalitas dan Pemahaman Ideologi Pancasila Guna Mencegah Ancaman Bahaya Radikalisme Separatisme Dalam Rangka Menwujudkan Alat Juang Pertahanan Yang Tangguh".

Adapun Sambutan Danrem 141/Tp Kolonel Inf Suwarno S.A.P yang dibacakan oleh Kasrem 141/Tp  yang intinya yakni, tujuan dilaksanakannya kegiatan Binkomsos ini adalah sebagai salah satu bentuk forum komunikasi untuk menangkal dan mencegah berkembangnya paham-paham yang tidak sejalan dengan Ideologi Pancasila, seperti paham radikal dan separatis yang sangat bertentangan dengan Pancasila, dan sekaligus menjalin komunikasi sosial yang harmonis untuk meningkatkan tali silaturahmi dengan komponen masyarakat dalam rangka mewujudkan cegah tangkal Radikalisme/Separatisme.

Kegiatan pembinaan komunikasi sosial sebagai sarana dan prasarana untuk menjaga kebhinekaan, maka perlu dilaksanakan pembinaan komunikasi sosial yang melibatkan seluruh komponen bangsa, termasuk didalamnya para pelajar yang masih menduduki bangku sekolah.

Hal ini agar tidak mempengaruhi para generasi muda kita dengan ajaran-ajaran yang salah. Kita ketahui bersama, bahwa usia pelajar seperti sekarang ini, para siswa/siswi sangat mudah dipengaruhi/disusupi hal hal yang tidak benar.

Dewasa ini ikatan-ikatan dan nilai-nilai kebangsaan Indonesia cenderung mengendur, karena demokrasi diartikan sebagai The Right of Self Determination atau bebas menentukan nasib sendiri.

Sehingga bermuatan perilaku, sikap, idealisme dan kepentingan fragmental di luar koridor kepentingan nasional.

Situasi seperti itu menyebabkan munculnya kelompok-kelompok masyarakat yang memanipulasi logika demokrasi demi kepentingannya. Hal ini harus dicermati sekaligus diwaspadai agar tidak semakin meluas.

Selesai Pembukaan dilanjutkan dengan pemberian paparan oleh narasumber diantaranya Kepala Kesbangpol Bone H. Dray Vebrianto, Kepala Penyelenggara Syariah Agama Islam Kabupaten Bone Ahmad Yani, Kepala Satuan Intelkam Polres Bone AKP Surahman. Lalu dilanjutkan dengan sesi tanya jawab.

Turut hadir pada kegiatan tersebut diantaranya para Dan Kabalakrem 141/Tp para Kasi, Pasi Korem 141/Tp, Dosen dan Mahasiswa IAIN Bone, Dosen dan Mahasiswa STKIP Bone, para Camat di Wilayah Kabupaten Bone.

Para guru dan siswa MAN 1 Bone dan Madrasah Aliyah pesantren Al Junaedi Biru
Tomas, Toga, Toda, Todat dan Toko Budaya Kabupaten Bone.  (Rasul)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Begini Salah Satu Upaya Cegah dan Tangkal Radikal Separatisme di Satjar Korem 141/Tp

Terkini

Iklan

Iklan