ads

23 September, 2019

AMIWB Desak Pemkab Wajo Bayar Pemenang Wajo Enterprenur Expo

AMIWB Desak Pemkab Wajo Bayar Pemenang Wajo Enterprenur Expo
banner 336x280
RAKYATSATU.COM, WAJO - Aliansi Mahasiswa Indonesia Wajo Bersatu (AMIWB) mendatangi kantor DPRD Kabupaten Wajo, Senin (23/09/2019).

Kedatangan AMIWB ini terkait keluhan para Pemenang Wajo Enterprenur Expo, dimana sampai saat ini para pemenang belum mendapatkan hadiah.

Koordinator aspirasi AMIWB, Risal mengatakan para pemenang Wajo Enterprenur Expo yang dilaksanakan pada 16 hingga 18 Agustus 2019, sampai saat ini belum terbayarkan.

"Ada 10 orang pemenang yang masing-masing mendapatkan hadiah sebesar Rp15.000.000 per orang. Namun, hingga saat ini para pemenang belum dibayar" ujarnya.

Ia mengungkapkan, permasalahan ini telah viral di Medsos, sehingga membuat pengusaha muda bertanya-tanya kepada Pemkab Wajo sejauh mana kejelasan dan apa kendalanya hadiah tersebut belum terbayarkan.

"Pemerintah harusnya melakukan klarifikasi kepada masyarakat (Pengusaha Muda) terkait hal tersebut, karena hal ini tidak sinkron dengan visi misi Bupati-Wabup Wajo yang akan menciptakan 10.000 pengusaha muda," terangnya.

Kabid Kepemudaan Dispora Wajo, Ahmad Ridha mengatakan Dispora Kabupaten Wajo bertanggung jawab penuh terhadap pelaksanaan kegiatan Wajo Enterprenur Expo yang dilaksanakan pada 16 hingga 18 Agustus 2019 dan bertanggung jawab terhadap pembayaran hadiah. Namun, harus sabar karena masih dalam proses.

"Program Kemenpora yang berupa bantuan kepada Pengusaha Muda harus melalui beberapa juknis diantaranya mendaftar melalui online, dan Kabupaten Wajo memiliki kuota bantuan dari Kemenpora sebanyak 10 orang. Namun yang hadir mengikuti sekitar 300 orang, sehingga agar pelaksanaan fair Pemkab Wajo mengambil juri dari pihak Perbankan," ungkapnya.

Lebih lanjut, dari 10 nama pemenang di Kabupaten Wajo, hanya 5 orang yang sudah mendaftar secara online, sisanya belum melakukan pendaftaran dikarenakan masih memiliki kendala diantaranya belum mempunyai rekening BRI.

Sementara Anggota DPRD Wajo, Mustafa saat menerima aspirasi menyampaikan bahwa apa yang dijelaskan Dispora hanya terkait Juknis, yang jadi permasalahan saat ini adalah terkait pelayanan dimana pemenang 10 orang saja tidak terakomodir dengan baik apalagi 10.000 orang.

Dikatakannya, AMIWB memasukkan aspirasi kepada DPRD dikarenakan adanya permasalahan sehingga Pemkab Wajo harus inovatif dan aktif melakukan sinkronisasi dengan program Pemerintah Pusat.

"Kami apresiasi kepada AMIWB yang telah melakukan aspirasi kepada DPRD, kedepan DPRD akan menindaklanjuti aspirasi ini dengan melaksanakan Rapat Dengar Pendapat dengan Dinas Terkait ataupun kunjungan-kunjungan kepada tempat Wirausaha baru," tutupnya.

Dalam aspirasi ini turut dihadiri A Suleha Selle dari Partai Nasdem, Andi Malleleang dari Partai Gerindra dan juga Presiden AMIWB, Herianto Ardi. (iis) 
Don't Miss

News Feed