Iklan

Iklan

Maros Siapkan Jembatan Kembar Baru, Pembebasan Lahan Capai 1.325 Meter Persegi

14 Juni 2026, 3:55 PM WIB Last Updated 2026-06-14T07:56:07Z

Wakil Bupati Maros, Muetazim Mansyur,






RAKYATSATU.COM, MAROS – Proyek pembangunan jembatan kembar di kawasan Pasar Sentral Maros segera memasuki tahap pelaksanaan. Pemerintah Kabupaten Maros menyiapkan pembebasan lahan seluas 1.325 meter persegi untuk mendukung pembangunan infrastruktur yang ditargetkan mampu mengurangi kemacetan di pusat kota.


Wakil Bupati Maros, Muetazim Mansyur, mengatakan lahan yang akan dibebaskan terdiri atas 292 meter persegi yang masuk dalam area pembangunan dan 1.033 meter persegi lahan yang terdampak proyek.


“Pembebasan lahan tersebut melibatkan delapan pemilik dengan total 14 bidang tanah,” kata Muetazim, Jumat, 12 Juni 2026.


Menurut dia, saat ini pemerintah daerah masih melengkapi sejumlah dokumen administrasi sebelum pembayaran ganti rugi kepada pemilik lahan dilakukan.


Anggaran pembebasan lahan bersumber dari bantuan keuangan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan senilai sekitar Rp 8 miliar. Nilai ganti rugi yang ditetapkan berdasarkan hasil appraisal berkisar antara Rp 3 juta hingga Rp 3,2 juta per meter persegi.


Muetazim menjelaskan sebagian besar pemilik lahan telah menyetujui nilai ganti rugi yang ditawarkan. Hanya dua pemilik lahan yang masih mempelajari hasil appraisal sehingga belum memberikan persetujuan.


Meski demikian, ia memastikan kondisi tersebut tidak akan menghambat pelaksanaan proyek. Sebab, kedua bidang tanah tersebut tidak berada di area konstruksi utama, melainkan hanya terdampak pembangunan.


“Kalau yang terdampak itu misalnya akses rumah berubah setelah pembangunan selesai, tetapi lahannya tidak masuk area pembangunan,” ujarnya.


Setelah proses pembebasan lahan selesai, pembangunan fisik jembatan akan dikerjakan oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN). Adapun Pemerintah Kabupaten Maros bertugas memfasilitasi proses pembebasan lahan.


Muetazim memperkirakan pekerjaan fisik dapat dimulai pada awal Juli 2026. Menurut dia, proyek pelebaran jembatan menjadi salah satu prioritas karena lokasi tersebut selama ini menjadi titik kemacetan akibat kapasitas jembatan yang terbatas.


Jembatan baru akan dibangun berdampingan dengan jembatan yang sudah ada. Dimensinya dibuat sama, yakni memiliki lebar 9,4 meter dan panjang 102 meter.


“Harapannya, setelah jembatan kembar ini selesai, arus lalu lintas di kawasan Pasar Sentral Maros menjadi lebih lancar,” kata Muetazim. (Ikhlas/arul) 

Komentar

Tampilkan

  • Maros Siapkan Jembatan Kembar Baru, Pembebasan Lahan Capai 1.325 Meter Persegi
  • 0

Terkini

Iklan