RAKYATSATU.COM, SINJAI – Bupati Sinjai Hj. Ratnawati Arif menerima audiensi jajaran pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sinjai di Rumah Jabatan Bupati Sinjai, Jumat (14/8/2026). Pertemuan tersebut membahas persiapan kontingen Sinjai menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan 2026.
Porprov Sulsel 2026 dijadwalkan berlangsung pada November mendatang dengan Kabupaten Bone dan Wajo sebagai tuan rumah. KONI Sinjai memanfaatkan audiensi tersebut untuk menyampaikan berbagai persiapan, termasuk pembentukan panitia serta kesiapan cabang olahraga yang akan mewakili daerah.
Dalam pertemuan itu, Iptu Rahman bersama jajaran pengurus KONI Sinjai memaparkan sejumlah agenda persiapan menuju Porprov. Pembahasan mencakup rencana pembentukan panitia hingga kesiapan masing-masing cabang olahraga yang akan berlaga pada ajang tingkat provinsi tersebut.
“Kami menemui Bupati Sinjai untuk menyampaikan terkait persiapan pelaksanaan Porprov Sulsel 2026. Yang pertama, rencana pembentukan panitia untuk menghadapi Porprov. Kemudian persiapan seluruh cabang olahraga untuk menghadapi Porprov pada November yang akan digelar di Bone dan Wajo,” ungkap Iptu Rahman.
KONI Sinjai juga mendorong seluruh cabang olahraga untuk melakukan persiapan secara mandiri. Langkah tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan kebijakan efisiensi anggaran yang tengah diterapkan pemerintah.
“Kita usahakan seluruh cabor mempersiapkan diri secara mandiri untuk menghadapi Porprov, karena kita tahu sekarang ini sedang ada efisiensi anggaran. Hal itu juga sempat kami komunikasikan dengan Ibu Bupati,” jelasnya.
Pada Porprov Sulsel 2026, Kabupaten Sinjai berencana mengikuti 25 cabang olahraga dengan kekuatan lebih dari 300 atlet. Para atlet tersebut nantinya akan bertanding di dua lokasi penyelenggaraan, yakni Kabupaten Bone dan Wajo.
Dari total 25 cabang olahraga yang diikuti kontingen Sinjai, sebanyak 20 cabor dijadwalkan bertanding di Kabupaten Wajo. Sementara seluruh 25 cabor menjadi bagian dari kekuatan Sinjai pada Porprov 2026, menyesuaikan nomor pertandingan dan kesiapan masing-masing cabang olahraga.
Dengan jumlah cabor dan atlet yang cukup besar, KONI Sinjai membidik peningkatan prestasi dibandingkan Porprov sebelumnya. Target yang dipatok yakni masuk tiga besar pada ajang olahraga tingkat Provinsi Sulawesi Selatan tersebut.
“Target prestasinya, Insyaallah mudah-mudahan kalau bisa masuk tiga besar. Kita juga punya acuan dari hasil di Pinrang sebelumnya, sehingga minimal prestasi kita bisa berada di atas capaian tersebut,” tuturnya.
Keikutsertaan 25 cabor dengan kekuatan lebih dari 300 atlet dinilai menjadi modal penting bagi Sinjai untuk meningkatkan peluang meraih medali. KONI berharap persiapan yang dilakukan sejak dini dapat membuat atlet lebih siap menghadapi persaingan di Porprov.
KONI Sinjai terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan seluruh pengurus cabor untuk mematangkan persiapan. Koordinasi tersebut meliputi kesiapan atlet dan pelatih, kebutuhan pertandingan, hingga berbagai aspek teknis yang diperlukan sebelum kompetisi dimulai.
Sementara itu, Bupati Sinjai Hj. Ratnawati Arif menyambut baik audiensi jajaran KONI tersebut. Ia memberikan dukungan terhadap berbagai langkah yang dilakukan KONI dalam mempersiapkan kontingen Sinjai untuk menghadapi Porprov Sulsel 2026.
Pemerintah Kabupaten Sinjai berharap keikutsertaan dalam Porprov tidak sekadar menjadi ajang kompetisi. Momentum tersebut juga diharapkan dapat memperkuat pembinaan olahraga sekaligus menjadi kesempatan bagi para atlet untuk mengharumkan nama Kabupaten Sinjai melalui prestasi.
Dengan persiapan yang terukur, koordinasi antarpihak, serta dukungan pemerintah daerah, KONI dan para atlet diharapkan mampu tampil maksimal pada Porprov Sulsel 2026. Kontingen Sinjai pun diharapkan dapat memenuhi target masuk tiga besar dan membawa pulang prestasi terbaik bagi daerah. [Ikhlas /Sudirman]
