Iklan

Iklan

Jembatan Gantung Perintis Garuda Rampung, Akses Warga Dua Desa di Sinjai Makin Mudah

13 Agustus 2026, 11:58 PM WIB Last Updated 2026-08-13T15:58:42Z


RAKYATSATU.COM, SINJAI 
- Akses masyarakat di dua desa di Kabupaten Sinjai kini semakin mudah setelah Jembatan Gantung Perintis Garuda selesai dibangun. Jembatan tersebut menghubungkan Desa Alenangka, Kecamatan Sinjai Selatan, dengan Desa Samaturue, Kecamatan Tellulimpoe, dan mulai dimanfaatkan warga pada Kamis (13/8/2026).


Kehadiran jembatan ini menjadi solusi bagi warga yang sebelumnya harus menempuh jalur lebih jauh untuk beraktivitas. Akses tersebut dimanfaatkan masyarakat umum, petani, hingga pelajar yang setiap hari melintas menuju sekolah.


Jembatan Gantung Perintis Garuda dibangun dalam waktu sekitar dua bulan melalui program padat karya. Pembangunannya melibatkan TNI bersama masyarakat dari kedua desa dengan mengedepankan kolaborasi dan gotong royong.


Bupati Sinjai Dra. Hj. Ratnawati Arif mengapresiasi keterlibatan TNI dan masyarakat dalam pembangunan jembatan tersebut. Menurutnya, keberadaan jembatan memberikan manfaat langsung karena memperlancar mobilitas warga dari Desa Alenangka menuju Desa Samaturue maupun sebaliknya.


"Jembatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat karena menjadi akses yang memudahkan mobilisasi antar dua desa," ujar Ratnawati usai meresmikan jembatan tersebut.


Selain mendukung aktivitas warga dan sektor pertanian, jembatan tersebut juga menjadi akses penting bagi sekitar 70 pelajar yang setiap hari menuju sekolah. Sebelumnya, para siswa harus melewati jalur memutar yang membutuhkan waktu lebih lama.


Dengan adanya jembatan baru itu, waktu tempuh warga diharapkan menjadi lebih singkat. Kondisi tersebut membuat berbagai aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan ekonomi dan pendidikan, dapat berlangsung lebih efektif.


Dandim 1424 Sinjai Letkol Inf. Arif Hartanto mengatakan pembangunan jembatan merupakan bagian dari program strategis nasional Presiden Prabowo Subianto yang dilaksanakan melalui Kodim 1424 Sinjai.


Menurutnya, pembangunan jembatan mendapat dukungan anggaran dari bantuan Presiden dengan nilai sekitar Rp500 juta. Anggaran tersebut direalisasikan melalui skema padat karya dengan melibatkan masyarakat dalam proses pembangunan.


"Harapan kami, jembatan gantung ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat dan dirawat bersama sehingga manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang," kata Arif Hartanto.


Kini, Jembatan Gantung Perintis Garuda tidak hanya menjadi penghubung antara Desa Alenangka dan Desa Samaturue. Jembatan tersebut juga membuka akses mobilitas baru bagi warga, mendukung aktivitas pertanian, serta memudahkan puluhan pelajar menuju sekolah. [Ikhlas/Sudirman]

Komentar

Tampilkan

  • Jembatan Gantung Perintis Garuda Rampung, Akses Warga Dua Desa di Sinjai Makin Mudah
  • 0

Terkini

Iklan