Iklan

Iklan

Gau Maraja 2026 Angkat Budaya Bugis dan Pangan Bone Siapkan Enam Festival Besar

23 Juli 2026, 7:56 PM WIB Last Updated 2026-07-23T11:56:35Z


RAKYATSATU.COM, BONE
- Kabupaten Bone bersiap menjadi pusat perayaan budaya Sulawesi Selatan melalui penyelenggaraan Gau Maraja 2026. Festival budaya yang akan berlangsung selama enam hari itu akan melibatkan ratusan peserta dari 27 kecamatan dengan mengusung tema **Simfoni Lumbung Merayakan Budaya dan Pangan**. Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum memperkuat identitas budaya Bugis sekaligus menggerakkan sektor ekonomi kreatif masyarakat.


Komitmen tersebut ditegaskan dalam Press Conference dan Community Gathering Gau Maraja 2026 yang berlangsung di Mess Guru, Jalan Makmur, Watampone, Rabu (22/7/2026). Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi Balai Pelestarian Kebudayaan Sulawesi Selatan bersama Pemerintah Kabupaten Bone.


Acara dibuka Penjabat Sekretaris Daerah Bone Andi Tenriawaru yang hadir mewakili Bupati Bone. Hadir pula Kepala Dinas Kebudayaan Bone Andi Murni, Kepala Dinas Perindustrian Andi Promal Pawi, perwakilan Balai Pelestarian Kebudayaan Sulawesi Selatan Irfan Syam, perwakilan Dinas Pariwisata, insan media, komunitas, serta para pelaku seni dan budaya.


Kepala Dinas Kebudayaan Bone yang juga Ketua Panitia Gau Maraja 2026, Andi Murni, mengatakan kegiatan tersebut merupakan agenda rutin Balai Pelestarian Kebudayaan Sulawesi Selatan yang penyelenggaraannya bergilir di berbagai kabupaten.


"Tahun ini Bone mendapat kepercayaan menjadi tuan rumah. Ini adalah kesempatan yang sangat berharga karena momentum seperti ini bisa kembali hadir dalam waktu yang cukup lama. Gau Maraja adalah milik seluruh masyarakat Bone," ujarnya.


Sementara itu, perwakilan Balai Pelestarian Kebudayaan Sulawesi Selatan, Irfan Syam, menjelaskan Gau Maraja 2026 tidak hanya menghadirkan pertunjukan seni dan budaya, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi yang menghubungkan potensi budaya dari seluruh wilayah Kabupaten Bone.


Menurutnya, festival tersebut diharapkan mendapat apresiasi masyarakat dari berbagai kecamatan, tidak hanya di Kota Watampone, tetapi juga menjangkau wilayah utara, selatan, hingga kawasan perbatasan Kabupaten Bone.


"Harapan kami, kegiatan ini tidak berhenti sebagai sebuah festival, tetapi mampu meninggalkan dampak positif dan berkelanjutan bagi pelestarian budaya di Bone," katanya.


Dalam sambutan Bupati Bone yang dibacakan Pj Sekda Andi Tenriawaru, Pemerintah Kabupaten Bone menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia atas terselenggaranya Gau Maraja 2026.


Menurutnya, konferensi pers tersebut bukan sekadar menyampaikan agenda kegiatan kepada publik, melainkan menjadi langkah awal membangun kesadaran bersama untuk menjaga sekaligus mengembangkan warisan budaya Bone di tengah tantangan globalisasi dan perkembangan teknologi.


Pemerintah Kabupaten Bone, lanjutnya, berkomitmen memberikan ruang seluas-luasnya kepada komunitas budaya, seniman, budayawan, akademisi, generasi muda, hingga seluruh pemangku kepentingan untuk membangun ekosistem kebudayaan yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan.


Selama enam hari pelaksanaan, Gau Maraja 2026 akan digelar di sembilan wilayah Kabupaten Bone dengan menghadirkan enam festival yang dirangkai dalam puluhan agenda kegiatan.


Festival ini akan melibatkan ratusan peserta dari 27 kecamatan, mulai dari komunitas budaya, sanggar seni, pelaku UMKM, petani, nelayan, akademisi, pelajar, mahasiswa, pegiat literasi, komunitas pemuda, hingga masyarakat umum.


Melalui kolaborasi lintas sektor tersebut, Gau Maraja 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang pelestarian seni dan budaya agraris Bugis, tetapi juga menjadi sarana promosi daerah yang mampu memperkuat citra Bone sebagai salah satu pusat kebudayaan di Sulawesi Selatan sekaligus menarik perhatian publik di tingkat regional maupun nasional.


Panitia berharap dukungan media, komunitas, dan seluruh elemen masyarakat dapat memperluas gaung Gau Maraja 2026 sehingga festival ini menjadi tonggak penguatan identitas budaya, sekaligus mendorong lahirnya berbagai inovasi dan kolaborasi berkelanjutan di Kabupaten Bone. [Ikhlas/Sugi]

Komentar

Tampilkan

  • Gau Maraja 2026 Angkat Budaya Bugis dan Pangan Bone Siapkan Enam Festival Besar
  • 0

Terkini

Iklan