Iklan

Iklan

Munafri Gaspol IGS 2026, Targetkan Kerja Sama Nyata Bukan Sekadar Seremoni

06 Mei 2026, 8:40 PM WIB Last Updated 2026-05-06T12:40:47Z

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin saat memimpin rapat mematangkan persiapan Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) 2026




RAKYATSATU.COM, MAKASSAR -  Pemerintah Kota Makassar mematangkan persiapan Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 23–25 Juni mendatang. Kegiatan ini ditargetkan menjadi pintu masuk investasi global sekaligus memperluas jejaring kerja sama internasional.


Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengatakan forum tersebut bukan sekadar ajang diplomatik, melainkan momentum strategis untuk menarik investasi yang berdampak langsung pada perekonomian daerah.


“Kegiatan ini harus dimanfaatkan sebagai pintu masuk konkret bagi investasi, bukan hanya seremoni,” kata Munafri saat memimpin rapat koordinasi di Balai Kota Makassar, Rabu, 6 Mei 2026.


Forum bertajuk IGS Diplomatic Tour 2026 itu direncanakan menghadirkan sekitar 149 delegasi dari 31 negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) serta 18 negara sahabat.


Munafri menekankan pentingnya kesiapan daerah, terutama dalam menciptakan iklim investasi yang transparan dan berkelanjutan. Ia juga meminta seluruh perangkat daerah memastikan kesiapan teknis, mulai dari penyambutan delegasi hingga penyusunan agenda bisnis.


Menurut dia, pendekatan gastrodiplomasi—yang menggabungkan kekuatan budaya dan kuliner—dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi investor global.


“Makassar harus tampil sebagai kota yang terbuka dan memiliki daya saing investasi,” ujarnya.


Ia juga menekankan keterlibatan dunia usaha, seperti Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi), dan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), dalam forum tersebut. Namun, keterlibatan itu harus melalui proses kurasi ketat.


“Tidak perlu banyak, tapi yang benar-benar siap berkolaborasi,” kata Munafri.


Ia berharap forum bisnis dalam IGS 2026 mampu menghasilkan kesepakatan konkret, seperti penandatanganan kerja sama atau nota kesepahaman (MoU).


Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Makassar, Mario Said, mengatakan persiapan dilakukan dengan koordinasi bersama Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia.


Menurut dia, pemerintah kota tengah menyusun profil potensi investasi daerah serta melakukan kurasi terhadap pelaku usaha yang akan dipromosikan kepada investor asing.


“Kami memastikan perusahaan yang ditampilkan benar-benar siap menjalin kerja sama internasional,” ujar Mario.


Selain forum bisnis, kegiatan ini juga akan mencakup business matching antara pelaku usaha lokal dan delegasi negara peserta.


Pemkot Makassar juga menargetkan perluasan pasar ekspor, khususnya ke negara-negara Timur Tengah, bagi pelaku usaha yang selama ini telah menjangkau pasar Jepang, Eropa, dan Amerika.


Melalui IGS 2026, Makassar diharapkan dapat memperkuat posisinya sebagai hub perdagangan dan investasi di kawasan Indonesia Timur. (Ikhlas/Azhar)

Komentar

Tampilkan

  • Munafri Gaspol IGS 2026, Targetkan Kerja Sama Nyata Bukan Sekadar Seremoni
  • 0

Terkini

Iklan