Iklan

Iklan

Keselamatan Masih Sekadar Aturan, Menaker Soroti Budaya K3 di Tempat Kerja

10 Februari 2026, 6:47 PM WIB Last Updated 2026-02-10T10:47:46Z

Menaker Yas sierli saat mengunjungi PT Bukit Asam di Muara Enim, Sumatera Selatan, Senin (9/2/2026).



RAKYATSATU.COM, MUARA ENIM — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menilai masih terjadinya kecelakaan kerja menunjukkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) belum sepenuhnya menjadi budaya di banyak tempat kerja. Menurut dia, keselamatan masih kerap dipahami sebatas kepatuhan terhadap aturan, bukan sebagai bagian dari cara berpikir dan bertindak sehari-hari.


“Keselamatan kerja tidak cukup dimaknai sebagai kepatuhan terhadap aturan. K3 harus menjadi budaya kerja,” kata Yassierli saat mengunjungi PT Bukit Asam di Muara Enim, Sumatera Selatan, Senin, 9 Februari 2026.


Ia menekankan bahwa penguatan budaya K3 harus dibangun dengan menempatkan manusia sebagai pusat perhatian. Perubahan, kata dia, hanya bisa terjadi jika seluruh insan kerja terlibat aktif dan sistem keselamatan dirancang untuk melindungi manusia, bukan sekadar mengawasi kesalahan.


Yassierli menjelaskan, kecelakaan kerja umumnya tidak disebabkan oleh satu kesalahan individu. Insiden terjadi akibat lemahnya sistem kerja, prosedur, serta pengendalian risiko yang belum optimal. Budaya keselamatan yang belum kuat membuat tempat kerja tetap rentan terhadap kecelakaan.


“Kesalahan manusia bukan penyebab utama kecelakaan, tetapi menjadi tanda adanya kelemahan dalam sistem,” ujarnya.


Untuk memperkuat budaya K3, Kementerian Ketenagakerjaan mendorong penerapan lima strategi utama, yakni edukasi, keterlibatan pekerja, perbaikan sistem dan teknologi keselamatan, penegakan aturan, serta evaluasi berkelanjutan. Melalui pendekatan ini, keselamatan dipandang sebagai hasil dari sistem yang dirancang dan dijalankan secara konsisten.


Yassierli juga menyoroti pentingnya pendekatan keselamatan berbasis manusia yang ditopang oleh budaya pelaporan dan pembelajaran terbuka. Dengan menghilangkan budaya saling menyalahkan, organisasi diharapkan mampu belajar dari setiap insiden dan memperkuat ketangguhan sistem keselamatannya. ((Ikhlas/Humas Kemnaker)

Komentar

Tampilkan

  • Keselamatan Masih Sekadar Aturan, Menaker Soroti Budaya K3 di Tempat Kerja
  • 0

Terkini

Iklan