-->

Iklan

Iklan

Berkat JKN KIS, Istri Petani Ini Dapat Tenang Dirawat di RSUD Tenriawaru Bone

14/01/20, 16:02 WIB Last Updated 2020-01-14T08:02:30Z
RAKYATSATU.COM, BONE - Sudah lima malam ini Nabung (59) terbaring di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tenriawaru Kabupaten Bone untuk menjalani rawat inap di Bagian Interna. Ia ditemani oleh seorang putrinya, Ningsih (27).

Saat ditemui Jamksesi dan wartawan, Ningsih, menceritakan awal mula ibunya harus menjalani rawat inap di Rumah sakit tersebut.

“Awalnya Ibu mengalami sakit nyeri kaki bahkan kaki bengkak, asam urat dan kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi sampai susah buat berjalan, bahu beliau pun susah digerakkan apalagi saat aktivitas memakai baju”, ujar Ningsih, Selasa (14/01/2020)

Pada pengobatan awal, ibunya Ningsih (Nabung) di diagnosa awal Essential (primary) Hypertension. Berkat perawatan dokter dan penanganan yang tepat saat ini Nabung telah semakin membaik kondisinya.

“Dokter berpesan pada Ibu agar memperhatikan pola makan, kurangi gula dan perbanyak minum”, lanjut Ningsih.

Nabung beserta suami dan kedua anaknya tercatat sebagai peserta JKN Penerima Bantuan Iuran dari APBN (PBI-APBN). Kesehariannya adalah seorang ibu rumah tangga yang membantu suaminya bertani di sawah.

Beruntung beberapa tahun yang lalu telah dilakukan pendataan oleh aparat desa di tempat Nabung sekeluarga tinggal untuk diusulkan dalam kepesertaan program JKN bantuan Pemerintah.

“Saat itu ada yang datang ke rumah kami dari aparat desa, kami di data, dan setelah kartunya kami jadi, kami diinfokan juga untuk mengambil kartu tersebut di Kantor Desa” jelas Ningsih kembali.

“Alhamdulillah dan Terima kasih kepada pemerintah yang telah memberikan kami Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan kami sudah menggunakannya untuk berobat, pelayanan yang kami peroleh selama ini di Rumah Sakit bagus, ruang rawat inap pun bersih serta tidak keluar biaya sepeser pun”, lanjutnya.

“Saya sempat mendengar tentang kenaikkan iuran BPJS Kesehatan tahun depan, tapi seandainya saya harus membayar pun saya akan lakukan karena saya beserta keluarga telah merasakan manfaat dari menjadi peserta program JKN-KIS”, tutur Ningsih saat Tim Jamkesnews menanyakan apakah ia juga mendengar kabar terkait rencana penyesuaian iuran peserta program JKN-KIS per tahun 2020.  (Rasul)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Berkat JKN KIS, Istri Petani Ini Dapat Tenang Dirawat di RSUD Tenriawaru Bone

Terkini

Iklan