ads

24 January, 2019

Sejumlah Wilayahnya Kena Banjir, Danrem 141/Tp Langsung Tinjau dan Pimpin Kegiatan di Lokasi

Sejumlah Wilayahnya Kena Banjir, Danrem 141/Tp Langsung Tinjau dan Pimpin Kegiatan di Lokasi
banner 336x280
RAKYATSATU.COM, BONE - Bencana alam banjir dan tanah longsor yang menimpa warga di sejumlah Wilayah Ter Korem 141/Tp, langsung ditanggapi dengan cepat oleh Danrem 141/Tp, Kolonel Inf Suwarno.

Hal itu terbukti pada Selasa (23/01/2019) lalu, Danrem 141/Tp meninjau langsung sejumlah lokasi terkena bencana alam banjir dan tanah longsor. Diantaranya, Kabupaten Jeneponto, Kabupaten, Takalar dan Kabupaten Gowa.

Peninjauan dan kunjungan Danrem 141/Tp di wilayah bencana alam, diketahui berdasarkan informasi dari Paur Prod Penrem 141/Tp, Lettu Arh Darwis ke Rakyatsatu.com, Kamis (24/01/2019).

Menurut Lettu Arh Darwis, Danrem 141/Tp Kolonel Inf Suwarno meninjau beberapa lokasi bencana alam banjir diantaranya di wilayah Kabupaten Jeneponto, Kabupaten Takalar dan Kabupaten Gowa.

"Danrem mengunjungi rumah warga yang tertimpa musibah banjir di Kelurahan Canrego dan Kelurahan Pappa Kecamatan Polsel KabupatenTakalar serta meninjau lokasi bencana alam tanah longsor di Desa Pattalikkang Kecamatan Manuju Kabupaten Gowa," ujar Lettu Arh Darwis, Kamis (24/01/2019).

Ia menjelaskan, Danrem 141/Tp Kolonel Inf Suwarno mengawali peninjaun bencana alam banjir di Masjid Agung Jeneponto Jln. Lanto Dg Pasewang Kelurahan Empoang Kecamatan Binamu Kabupaten Jeneponto. Adapun kegiatan yang sedang berjalan pada saat itu pembersihan bekas lumpur bencana alam banjir seputaran Masjid Agung.

Setelah di Kabupaten Jeneponto, Danrem 141/Tp menuju bencana alam banjir  Kabupaten Takalar, tepatnya di Kelurahan Canrego Kecamatan Polsel dan Kelurahan Pappa Kecamatan Patalassan.

Kemudian Danrem 141/Tp melanjutkan peninjauan lokasi bencana alam tanah longsor serta dititik evakuasi korban di Desa Pattalikang Kecamatan Manuju Kabupaten Gowa.

"Saat ini tim evakuasi dari TNI yang terdiri dari Personil Yonkav 10/MG dan Kodim 1409/Gowa sebanyak 2 SST stand by dititik kumpul di Kantor Desa Pattalikkang dipimpin Kapten Arm Mahyidin (Pasi Ops Kodim 1409/Gowa)," jelas Lettu Arh Darwis.

Tambahnya, proses evakuasi menggunakan 1 unit alat berat jenis Exavator dan dibantu oleh warga sekitar. Selama Proses evakuasi telah ditemukan 5 jenazah dan diperkirakan masih adanya korban tertimbun dalam material longsoran.

Untuk jalur tranportasi dari Sungguminasa menuju Desa Pattallikang melewati Kecamatan Pallangga terhenti pada titik di jembatan putus di Batas Desa Tanah Karaeng-Desa Pattalikang.

Selain itu, kondisi penerangan saat ini masih belum berfungsi dan tidak adanya jalur signal untuk komunikasi. Dalam peninjauan lokasi ini Danrem 141/Tp didampingi oleh pejabat perkopimda masing- masing wilayah. (Rasul)
Don't Miss

News Feed