ads

17 August, 2018

Setahun Tidak Gelar Upacara Bendera, SDN 364 Pali-Pali: Kami Juga Indonesia

Setahun Tidak Gelar Upacara Bendera, SDN 364 Pali-Pali: Kami Juga Indonesia
banner 336x280
RAKYATSATU.COM, TANA TORAJA - Terletak di pelosok,  Kecamatan Masanda, Tana Toraja, terdapat sebuah sekolah, SDN 364 Pali-Pali yang memiliki 109 siswa, yang terletak di Desa Paliorong, Jumat (17/8).

Lokasi sekolah yang jauh dari kota, dan berada di seberang sungai serta luput dari perhatian pemerintah, membuat pihak sekolah tak mewajibkan siswanya  untuk menggunakan sepatu saat bersekolah.

Selain itu, kondisi ekonomi orangtua murid yang juga mayoritas berkekurangan, sehingga baju seragam yang dikenakan tidak dipaksakan sebagaimana aturan pada umumnya.

Setelah setahun lamanya tidak pernah melakukan rutinitas upacara bendera, siswa SDN 364 Pali-Pali bingung karena banyak yang sudah lupa tata cara upacara Bendera. Hal ini disebabkan banyaknya siswa yang tinggal jauh dari lokasi sekolah, membuat mereka tidak pernah datang tepat waktu.

Bahkan naskah UUD '45 dan Pancasila pun hilang entah kemana, membuat mereka bingung saat menggelar upacara bendera beberapa hari lalu.

Salah satu guru SDN 364 Pali-Pali, Daniel Parabak, mengatakan bahwa kondisi yang mereka alami sangat membutuhkan bantuan, apalagi mereka belum memiliki toilet sehingga siswa terpaksa menggunakan sungai sebagai MCK.

"Kami sangat butuh bantuan, kami belum memiliki toilet membuat siswa terpaksa menggunakan sungai sebagai MCK," ujar Daniel.

Selain itu, dari sepuluh guru yang mengajar, tiga di antaranya ditempatkan di kelas jauh dan hanya dua orang yang terhitung sebagai PNS sedangkan yang lainnya sudah masih tenaga honorer yang sudah puluhan tahun mengabdi di sekolah tersebut. (Kris)
Don't Miss

News Feed