Iklan

Iklan

Harumkan Nama UIN Alauddin di India, Dr. Serliah Nur Raih Honorable Mention Indroyono Soesilo Award 2026

19 Oktober 2026, 11:24 PM WIB Last Updated 2026-10-19T15:24:34Z

Dr. Serliah Nur, dosen sekaligus Kepala International Office UIN Alauddin Makassar,saat menerima penghargaan Honorable Mention dalam ajang Indroyono Soesilo Award 2026 di New Delhi, India.






RAKYATSATU.COM, MAKASSAR — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan akademisi Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar di forum internasional. Dr. Serliah Nur, dosen sekaligus Kepala International Office UIN Alauddin Makassar, meraih penghargaan Honorable Mention dalam ajang Indroyono Soesilo Award 2026 di New Delhi, India.


Penghargaan tersebut diumumkan dalam rangkaian The 47th Asian Conference on Remote Sensing (ACRS) yang berlangsung pada 12–16 Oktober 2026. Serliah menerima apresiasi atas penelitiannya mengenai pemetaan vitalitas bahasa dan perencanaan revitalisasi bahasa di Tana Luwu, Sulawesi Selatan.


Penelitian ini menggabungkan Sistem Informasi Geografis (SIG) dengan analisis sosiolinguistik untuk memetakan kondisi bahasa daerah sekaligus mendukung perencanaan program pelestariannya.


Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa teknologi geospasial tidak hanya berperan dalam pemantauan lingkungan, perubahan tutupan lahan, atau pemetaan bentang alam. Lebih dari itu, teknologi ini juga dapat dimanfaatkan untuk memahami persebaran bahasa, mengidentifikasi kondisi kebahasaan suatu wilayah, serta mendukung upaya menjaga keberlangsungan bahasa daerah.


Melalui penelitian tersebut, Serliah menghadirkan pendekatan lintas disiplin yang menghubungkan perkembangan teknologi dengan pelestarian warisan budaya masyarakat. Kajian ini menjadi salah satu contoh pemanfaatan teknologi pemetaan untuk mendukung dokumentasi dan perencanaan revitalisasi bahasa lokal.


Indroyono Soesilo Award 2026 diberikan kepada empat peneliti dan praktisi penginderaan jauh dari Indonesia, Jepang, dan India. Penghargaan utama diraih Yustinus Seno dari Auriga Nusantara Corp. melalui penelitian pemetaan tahunan ekosistem hutan Indonesia periode 1990–2024.


Sementara itu, Serenee Osman dari Jepang menerima penghargaan Technical Excellence, sedangkan Ankitha Reddy dari India memperoleh Special Recognition.


Penghargaan tersebut menggunakan nama Prof. Dr. Ir. Indroyono Soesilo, tokoh yang dikenal sebagai salah satu pelopor pengembangan teknologi penginderaan jauh di Indonesia sekaligus pendiri Masyarakat Penginderaan Jauh Indonesia (MAPIN).


ACRS 2026 mengusung tema “Remote Sensing for Future Earth: Innovation, Inclusion & Impact”. Konferensi ini mempertemukan peneliti, akademisi, lembaga antariksa, serta pelaku industri geospasial untuk membahas perkembangan teknologi penginderaan jauh dan penerapannya di berbagai sektor.


Partisipasi Serliah dalam forum tersebut membuka ruang bagi penelitian mengenai bahasa daerah untuk diperkenalkan dalam lingkungan akademik internasional. Penelitian ini juga memperlihatkan peluang kolaborasi antara ilmu kebahasaan dan teknologi geospasial dalam menjawab tantangan pelestarian budaya.


Bagi UIN Alauddin Makassar, capaian tersebut menjadi bagian dari kontribusi sivitas akademika dalam menghasilkan penelitian yang tidak hanya mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga memberikan perhatian terhadap keberlanjutan identitas serta kekayaan budaya lokal. (Ikhlas/Ams)

Komentar

Tampilkan

  • Harumkan Nama UIN Alauddin di India, Dr. Serliah Nur Raih Honorable Mention Indroyono Soesilo Award 2026
  • 0

Terkini

Iklan