Pembalap Indonesia, Mario Suryo Aji, melejit pada sesi practice Moto2 Thailand 2026
Indonesia Mengamuk di Buriram, Q2 Berhasil Diamankan!
Dua pembalap muda Indonesia langsung mencuri perhatian pada hari pertama MotoGP Thailand 2026. Tiket menuju Q2 berhasil diamankan. Tekanan kepada rival pun mulai terasa.
Bertempat di Chang International Circuit, performa impresif dibuka oleh Veda Ega Pratama di kelas Moto3.
Veda Ega Pratama: Rookie Rasa Veteran
Rider asal Gunungkidul itu langsung menunjukkan taji sejak FP1. Catatan waktu 1 menit 41,854 detik membuatnya finis keenam. Jaraknya hanya 0,652 detik dari Adrian Fernandez yang menjadi tercepat.
Momentum positif itu kemudian dilanjutkan pada sesi practice penentuan Q2.
Awalnya, Veda sempat tercecer ke posisi 20. Lalu ia bangkit. Kemudian ia melejit ke tiga besar. Setelah itu, posisi akhirnya dikunci di peringkat delapan dengan waktu 1 menit 41,508 detik.
Tiket Q2 pun resmi diamankan.
Sebagai rookie dan runner-up Red Bull Rookies Cup 2025, performa ini menjadi sinyal keras. Persaingan Moto3 tidak lagi bisa meremehkan Merah Putih.
Rider tercepat practice, David Almansa, hanya unggul 0,518 detik dari Veda
Mario Suryo Aji Ikut Meledak di Moto2
Efek positif berlanjut ke kelas Moto2 lewat penampilan solid Mario Suryo Aji.
Pembalap Honda Team Asia itu mencetak 1 menit 34,736 detik pada practice dan menutup sesi di posisi kelima.
Performa tersebut meningkat drastis dibanding FP1, saat ia hanya finis ke-17 dengan waktu 1 menit 35,923 detik.
Peningkatan signifikan itu menjadi bukti adaptasi cepat terhadap kondisi lintasan.
Sementara itu, rekan setimnya Taiyo Furusato justru tertahan di posisi ke-25 practice dan dipastikan harus memulai dari Q1.
Tekanan untuk Rival Asia dan Eropa
Hari pertama MotoGP Thailand 2026 tidak lagi hanya menjadi milik pembalap Eropa.
Q2 telah diamankan. Posisi strategis sudah dikantongi. Tekanan kini berpindah ke para rival.
Jika konsistensi mampu dijaga, bukan tidak mungkin sejarah baru akan diciptakan pada sesi kualifikasi Sabtu (28/2/2026).
