RAKYATSATU.COM, PANGKEP - Jembatan Garuda yang menghubungkan Kampung Sengkae dan Rappo-Rappo Jawa di Kelurahan Bori Appaka, Kecamatan Bungoro, Kabupaten Pangkep, resmi digunakan masyarakat.
Jembatan beton tersebut diresmikan Panglima Kodam (Pangdam) XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Bangun Nawoko, Jumat (21/8/2026).
Peresmian turut dihadiri Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau, Dandim 1421/Pangkep Letkol Czi Bhakti Yuhandika, serta Kapolres Pangkep AKBP Aditya Pradana.
Mayjen TNI Bangun Nawoko menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur ini merupakan bagian dari pelaksanaan program prioritas Presiden Prabowo Subianto dalam mempermudah aksesibilitas masyarakat di wilayah-wilayah terisolasi.
"Kita meresmikan jembatan beton, program prioritas Bapak Presiden. Di wilayah Kodam XIV/Hasanuddin sendiri, saat ini kami telah membangun 133 jembatan, termasuk empat di antaranya berada di Kabupaten Pangkep," ujar Bangun Nawoko.
Ia menambahkan, Kodam XIV/Hasanuddin terus berkoordinasi secara intensif dengan para kepala daerah untuk menyisir wilayah yang masih membutuhkan bantuan aksesibilitas.
"Ke depan, ratusan jembatan perintis tambahan mulai dari jembatan Aramco, beton, hingga jembatan gantung siap dibangun," jelas Pangdam.
Selain infrastruktur jalan dan jembatan, Kodam XIV/Hasanuddin juga menggencarkan program TNI Manunggal Air. Hingga saat ini, sebanyak 255 titik sumur bor telah difungsikan untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga serta mendukung sektor pertanian.
Sektor pemberdayaan ekonomi warga turut menjadi perhatian melalui percepatan pembentukan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih.
"Progres pembangunan koperasi di wilayah Kodam XIV/Hasanuddin mendapat apresiasi positif dari jajaran pimpinan pusat karena kinerjanya yang menonjol di luar Pulau Jawa," tambahnya.
Pihak Kodam memproyeksikan target besar hingga penghujung tahun ini untuk memperluas cakupan pembangunan infrastruktur dasar secara merata.
"Mudah-mudahan kita nanti bisa mencapai milestone di akhir tahun 2026 ini, yaitu sebanyak 1.823 jembatan khusus di wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara, sebelum dilanjutkan ke seluruh desa dan kelurahan di wilayah Kodam XIV/Hasanuddin," pungkasnya. (Ikhlas/Mhia)
