Iklan

Iklan

Kebakaran Melanda Pondok Tahfidz di Bone, Santri Kehilangan Perlengkapan Ibadah

17 Agustus 2026, 12:33 AM WIB Last Updated 2026-08-16T16:33:11Z


RAKYATSATU.COM, BONE
— Kebakaran melanda Pondok Tahfidz Tilawah Raudhatul Quran Yayasan Darul Arqam Bone yang berada di Kompleks Pasar Tradisional Palakka, Kelurahan Bulu Tempe, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Minggu (16/8/2026) sekitar pukul 13.45 Wita. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun sejumlah barang milik santri hangus terbakar.


Kebakaran diketahui saat sejumlah santriwati sedang mengikuti kegiatan mengaji di asrama. Mereka melihat kepulan asap hitam keluar dari ventilasi dan celah-celah ruko yang menjadi lokasi pondok tahfidz.


Warga yang mengetahui kejadian tersebut kemudian membuka pintu ruko dan memutus aliran listrik untuk mencegah api semakin membesar. Warga juga berupaya melakukan pemadaman sembari menunggu petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.


Pembina santri putri, Ustadzah Erni, mengatakan sebelum kebakaran terjadi, para santri menjalani aktivitas seperti biasa. Mereka mengikuti kegiatan mengaji, melaksanakan salat Zuhur, kemudian makan siang sebelum sebagian santri kembali ke asrama masing-masing.


Menurut Erni, sebelumnya seorang santri putra berada di lokasi untuk memberikan pengajaran privat. Setelah kegiatan mengajar berlangsung sekitar 30 menit, santri tersebut meninggalkan lokasi dan menutup pintu ruko seperti biasa.


Saat berada di dalam ruko, kata Erni, tidak tercium bau hangus ataupun terlihat tanda-tanda yang mengarah pada terjadinya kebakaran. Api baru diketahui setelah para santriwati melihat asap hitam keluar dari bagian bangunan.


Mendapat laporan kebakaran, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bone mengerahkan lima armada bersama puluhan personel menuju lokasi. Petugas kemudian berjibaku bersama warga untuk memadamkan api.


Kepala Bidang Pencegahan Damkar Bone, Ir. Akbar, mengatakan api berhasil dipadamkan sekitar 30 menit setelah proses pemadaman dilakukan. Petugas memastikan api tidak kembali menyala dan melakukan penanganan di sekitar lokasi kejadian.


Tidak ada korban jiwa maupun laporan mengenai santri yang mengalami luka dalam kebakaran tersebut. Meski demikian, sejumlah barang milik santri tidak dapat diselamatkan dan ikut terbakar.


Barang yang hangus terbakar di antaranya perlengkapan ibadah serta persediaan beras yang digunakan untuk kebutuhan para santri sehari-hari. Kebakaran tersebut membuat kebutuhan para santri terdampak dan membutuhkan perhatian dari berbagai pihak.


Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan sumber api dan mengetahui penyebab pasti kebakaran yang terjadi di pondok tahfidz tersebut. [Ikhlas /Sugi]

Komentar

Tampilkan

  • Kebakaran Melanda Pondok Tahfidz di Bone, Santri Kehilangan Perlengkapan Ibadah
  • 0

Terkini

Iklan