![]() |
| Agen BRILink Toko Pelajar II di Pangkep. |
RAKYATSATU.COM, PANGKEP - Di pusat Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, denyut aktivitas warga tidak hanya berpusat di kantor bank, tetapi juga menyebar ke sejumlah titik layanan keuangan yang tumbuh di tengah aktivitas perdagangan harian. Salah satunya Agen BRILink Toko Pelajar II, yang meski berada tidak jauh dari Kantor Cabang BRI Pangkep, justru menjadi salah satu lokasi yang paling ramai dikunjungi warga untuk urusan transaksi keuangan.
Tidak jauh dari titik tersebut, di jalur yang sama, berdiri pula Agen BRILink lain bernama Toko 55. Kehadirannya membuat warga memiliki lebih dari satu pilihan tempat untuk mengakses layanan perbankan tanpa harus masuk ke kantor cabang.
Sejak pagi ketika aktivitas toko-toko mulai dibuka dan arus kendaraan mulai padat di ruas jalan utama Pangkajene, Toko Pelajar II sudah mulai didatangi warga. Motor berhenti bergantian di depan toko, sebagian langsung mematikan mesin sambil menunggu giliran, sebagian lain berdiri di dekat pintu sambil memperhatikan alur layanan di dalam ruangan. Di dalam ruang yang tidak terlalu besar itu, percakapan pendek, dan bunyi mesin penghitung uang berpadu dalam ritme yang terus berulang.
Di balik meja layanan, kasir bergerak tanpa jeda melayani transaksi yang datang satu per satu. Uang dihitung cepat, slip diserahkan, lalu pelanggan berikutnya sudah menunggu di belakangnya. Sesekali mesin penghitung uang berbunyi keras, menjadi bagian dari suasana kerja yang berlangsung nyaris tanpa henti.
Sementara itu, ketika aktivitas pasar mulai mencapai puncaknya menjelang siang, sebagian warga yang mendapati antrean lebih panjang di Toko Pelajar II memilih bergeser ke Toko 55. Ada yang berjalan cepat sambil membawa catatan transaksi, ada pula yang hanya memastikan kondisi di dalam sebelum memutuskan berpindah lokasi. Kedua tempat ini pun saling melengkapi, mengurai kepadatan yang muncul di waktu-waktu sibuk tersebut.
Di antara keramaian itu, alasan warga memilih Agen BRILink tidak selalu soal jarak. Bagi sebagian, yang lebih penting adalah efisiensi waktu di tengah rutinitas harian yang tidak bisa berhenti terlalu lama hanya untuk urusan transaksi.
Salah satu nasabah, Agus, mengaku sudah terbiasa datang ke Toko Pelajar II, terutama saat akhir pekan ketika aktivitas pribadinya lebih padat dari biasanya. Ia merasa lebih nyaman karena tidak perlu menghabiskan waktu lama seperti ketika harus ke kantor bank.
“Lebih simpel saja ke sini, tidak ribet. Apalagi Sabtu atau Minggu, saya biasanya ke sini saja daripada ke bank,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa meski layanan setor tunai sudah tersedia, pada waktu tertentu antrean tetap bisa mengular dan membuatnya harus menunggu lebih lama dari yang diperkirakan. “Kadang kalau setor tunai juga masih antre lama,” katanya.
Bagi Agus, memilih BRILink sudah menjadi bagian dari rutinitas yang ia sesuaikan dengan ritme aktivitasnya—cepat, praktis, lalu kembali melanjutkan urusan lain.
Di sisi lain, Fadli, salah satu petugas di Toko Pelajar II, hampir tidak pernah benar-benar berhenti sejak pagi hingga toko mulai sepi menjelang malam. Tangannya bergerak cepat menerima uang, mengecek transaksi, lalu berpindah ke pelanggan berikutnya. Ia menyebut jumlah transaksi yang ditangani bisa mencapai puluhan dalam sehari.
“Dalam sehari bisa lebih dari puluhan transaksi,” ujarnya singkat di sela kesibukan.
Namun kepadatan di Toko Pelajar II tidak selalu berlangsung stabil sepanjang hari. Saat alur pelanggan mulai menumpuk dan antrean melebar hingga ke luar pintu, sebagian warga tanpa banyak pertimbangan memilih berjalan beberapa langkah menuju Toko 55.
Pergerakan itu perlahan membentuk pola tersendiri dalam aktivitas harian warga Pangkajene. Kedua titik layanan ini tidak lagi sekadar tempat transaksi, melainkan menjadi simpul kecil yang menghubungkan kebutuhan warga dengan akses keuangan yang lebih dekat dan mudah dijangkau.
Sementara Regional Mikro Banking Head (RMBH) BRI Region 15 Makassar, Iwan Supriyanto, mengatakan Agen BRILink merupakan perpanjangan tangan BRI dalam memperluas akses layanan keuangan hingga ke daerah-daerah yang belum memiliki kantor layanan konvensional.
Melalui Agen BRILink, masyarakat dapat menikmati berbagai layanan seperti tarik tunai, transfer, pembayaran tagihan, pembelian token listrik, top up dompet elektronik, hingga investasi emas tanpa harus datang ke kantor cabang.
"Agen BRILink adalah perpanjangan tangan kami di daerah. Ini upaya kami untuk memperluas akses di tempat-tempat yang tidak ada kantor konvensionalnya," ujarnya.
Selain itu, masyarakat juga dapat mengajukan Kredit Usaha Rakyat (KUR) melalui Agen BRILink untuk mendukung pengembangan usaha. "Proses kredit bisa dilakukan di sana," kata Iwan.
Hingga akhir Desember 2025, BRI Region 15 Makassar yang meliputi Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, dan Maluku telah memiliki 71.255 Agen BRILink dengan total transaksi mencapai sekitar 130 juta transaksi. (Amin Rais)

