![]() |
| Aziza Ayu, IRT yang menyisihkan uangnya untuk investasi jangka panjang melalui tabungan emas BRImo/ Foto :Ichsan Machmud |
RAKYATSATU.COM, SOPPENG - Di tengah kebutuhan rumah tangga yang terus meningkat, semakin banyak masyarakat mulai mencari cara untuk menyisihkan sebagian penghasilannya sebagai investasi jangka panjang. Salah satunya dilakukan Aziza Ayu (45), seorang ibu rumah tangga yang tinggal di Assessungenge, Desa Watu, Kecamatan Marioriwawo, Kabupaten Soppeng, Minggu, 28 Juni 2026.
Sebagai ibu dari satu anak, Aziza mengaku mulai memikirkan pentingnya memiliki tabungan yang dapat memberikan manfaat di masa depan. Bukan hanya untuk dirinya dan keluarga, tetapi juga sebagai persiapan menghadapi berbagai kebutuhan yang mungkin muncul di kemudian hari, termasuk kebutuhan pendidikan anak.
Pilihan itu akhirnya membawanya pada Tabungan Emas BRI. Menariknya, Aziza mengetahui layanan tersebut bukan dari promosi langsung atau rekomendasi kerabat, melainkan saat menggunakan aplikasi BRImo.
"Dari BRImo saya tahu ada Tabungan Emas BRI. Awalnya saya hanya melihat informasinya, kemudian saya mencari tahu lebih lanjut," kata Aziza.
Menurutnya, investasi emas menjadi salah satu instrumen yang relatif mudah dipahami oleh masyarakat. Berbeda dengan beberapa jenis investasi lain yang membutuhkan pengetahuan lebih mendalam, emas selama ini dikenal sebagai aset yang nilainya cenderung stabil dan mampu menjaga nilai kekayaan dalam jangka panjang.
Karena itu, ia memutuskan mulai berinvestasi melalui fasilitas Tabungan Emas BRI. Meski baru memulai sejak bulan lalu, Aziza sudah mengambil cicilan emas sebanyak 2 gram sebagai langkah awal membangun investasi.
Bagi Aziza, nominal tersebut bukan soal besar atau kecilnya investasi. Yang lebih penting adalah membangun kebiasaan menyisihkan dana secara rutin untuk masa depan.
"Tujuannya untuk investasi jangka panjang. Saya ingin mulai dari sekarang meskipun sedikit demi sedikit," ujarnya.
Kemudahan akses menjadi salah satu alasan mengapa investasi emas semakin diminati masyarakat. Saat ini, melalui layanan Tabungan Emas dan Cicil Emas BRI yang terintegrasi dengan ekosistem digital perbankan, masyarakat dapat mulai berinvestasi tanpa harus menyiapkan dana besar sekaligus. Bahkan, untuk Tabungan Emas, masyarakat dapat mulai menabung emas dengan nominal mulai dari Rp10 ribu. Sementara layanan Cicil Emas memberikan kemudahan memiliki emas dengan tenor yang fleksibel sesuai kemampuan keuangan nasabah.
Untuk semakin memudahkan masyarakat, PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) bekerja sama dengan PT Pegadaian menghadirkan fitur Cicil Emas langsung di aplikasi BRImo. Melalui fitur ini, nasabah dapat melakukan cicilan emas mulai dari 0,5 gram dengan proses yang praktis, cepat, dan dapat dilakukan langsung melalui telepon genggam tanpa harus datang ke kantor cabang.
Selain itu, BRImo juga telah dilengkapi layanan Buka Tabungan Emas yang memungkinkan masyarakat memulai investasi logam mulia dengan setoran yang sangat terjangkau, mulai dari Rp10.000. Kehadiran fitur ini membuka peluang bagi berbagai kalangan, termasuk ibu rumah tangga, pelajar, hingga pekerja muda untuk mulai membangun aset secara bertahap dan aman.
Dulu, investasi emas kerap dianggap hanya dapat dilakukan oleh mereka yang memiliki modal besar. Kini, anggapan itu mulai berubah. Kehadiran layanan digital membuat investasi emas menjadi lebih mudah dijangkau oleh berbagai kalangan, termasuk ibu rumah tangga seperti Aziza.
Ia mengaku memilih investasi emas melalui BRI karena prosesnya dinilai praktis dan mudah diakses. Seluruh informasi tersedia dalam satu ekosistem layanan perbankan yang sudah biasa digunakannya sehari-hari.
Selain itu, faktor keamanan juga menjadi pertimbangan utama. Menurutnya, berinvestasi melalui lembaga keuangan resmi memberikan rasa tenang karena seluruh transaksi tercatat dengan baik.
"Investasi emas melalui BRI dipilih karena sangat praktis, aman, dan terjangkau," katanya.
Fenomena seperti yang dilakukan Aziza belakangan memang semakin banyak ditemui. Kemudahan layanan digital membuat masyarakat kini bisa mulai berinvestasi tanpa harus menunggu memiliki modal besar.
![]() |
| Info Grafis Tabungan Emas BRImo/ Foto : Istimewa |
Tren meningkatnya minat masyarakat terhadap investasi emas juga tercermin dari pertumbuhan bisnis emas di lingkungan BRI Group. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui Direktur Bisnis Mikro BRI Akhmad Purwakajaya mengungkapkan, hingga akhir Desember 2025 total simpanan emas dalam ekosistem Holding Ultra Mikro BRI Group telah mencapai 17,1 ton.
Angka tersebut tumbuh 65,5 persen secara tahunan. Pertumbuhan itu menunjukkan semakin banyak masyarakat yang mulai memanfaatkan emas sebagai instrumen investasi dan penyimpanan nilai jangka panjang. Kemudahan akses layanan digital serta tersedianya berbagai pilihan investasi emas dengan nominal terjangkau dinilai menjadi salah satu faktor yang mendorong peningkatan minat masyarakat terhadap investasi logam mulia.
Melalui aplikasi perbankan digital, masyarakat kini tidak hanya dapat membeli dan mencicil emas secara bertahap, tetapi juga mengelola investasi mereka secara lebih praktis dalam satu aplikasi. Inovasi tersebut mencerminkan kesiapan BRI dalam merespons kebutuhan masyarakat yang semakin mengandalkan layanan digital untuk berbagai aktivitas keuangan sehari-hari.
Ke depan, BRI terus menghadirkan berbagai solusi keuangan digital yang aman, relevan, dan mudah diakses agar masyarakat semakin mudah merencanakan masa depan finansialnya.
Bagi Aziza, keputusan memulai investasi emas bukan semata-mata untuk mengejar keuntungan. Lebih dari itu, investasi tersebut menjadi bentuk ikhtiar dalam menyiapkan masa depan keluarga.
Sebagai ibu rumah tangga, ia percaya bahwa perencanaan keuangan tidak harus dimulai dengan angka besar. Langkah kecil yang dilakukan secara konsisten justru menjadi fondasi penting untuk mencapai tujuan keuangan jangka panjang.
"Yang penting mulai dulu. Sedikit demi sedikit lama-lama bisa menjadi tabungan untuk masa depan," tuturnya.
Di tengah semakin mudahnya akses layanan keuangan digital, kisah Aziza menunjukkan bahwa investasi kini bukan lagi sesuatu yang eksklusif. Dari sebuah aplikasi di telepon genggam, seorang ibu rumah tangga dapat mulai membangun aset dan menyiapkan masa depan keluarganya. Berbekal setoran mulai Rp10 ribu dan komitmen untuk menabung secara rutin, investasi emas kini menjadi pilihan yang semakin dekat dengan kehidupan masyarakat sehari-hari. [Ichsan Machmud]

