
Teller Bank BRI Cabang Soppeng saat melayani nasabah pensiunan pada layanan terbatas yang bertepatan pada Hari Lahir Pancasila, Senin, 1 Juni 2026.
RAKYATSATU.COM, SOPPENG - Bagi sebagian orang, hari libur identik dengan waktu beristirahat bersama keluarga. Namun suasana berbeda terlihat di Kantor BRI Cabang Soppeng pada Senin, 1 Juni 2026. Meski bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila dan libur nasional, sejumlah nasabah tetap berdatangan sejak pagi.
Mereka bukan tanpa alasan. Hari itu BRI Cabang Soppeng membuka layanan terbatas yang dikhususkan bagi para pensiunan yang ingin mencairkan gaji pensiun bulanan mereka.
Kebijakan tersebut menjadi bentuk komitmen BRI dalam memastikan para pensiunan tetap dapat mengakses haknya tepat waktu, meski bertepatan dengan hari libur. Layanan khusus itu dibuka mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WITA.
Di ruang pelayanan, suasana terlihat lebih tertib dibandingkan biasanya. Para pensiunan datang bergantian, sebagian ditemani keluarga, sementara yang lain datang sendiri untuk melakukan transaksi.
Asisten Manajer Operasional dan Layanan (AMOL) BRI Cabang Soppeng, Jusandessy Von Bulow, mengatakan layanan terbatas tersebut memang disiapkan untuk memberikan kemudahan kepada para pensiunan yang jadwal pembayaran gajinya jatuh pada awal bulan.
Menurutnya, langkah itu sekaligus menjadi solusi untuk mengantisipasi penumpukan nasabah yang hampir selalu terjadi setiap awal bulan saat dana pensiun mulai dicairkan.
Dengan adanya layanan khusus di hari libur, para pensiunan tidak perlu menunggu hingga hari kerja berikutnya untuk melakukan transaksi. Selain lebih cepat, pelayanan juga diharapkan berlangsung lebih nyaman dan efisien.
Selain membuka layanan tatap muka, BRI juga mengingatkan masyarakat agar memanfaatkan berbagai layanan digital yang telah tersedia. Salah satunya melalui aplikasi BRImo yang memungkinkan transaksi dilakukan tanpa harus datang ke kantor cabang.
Melalui BRImo, nasabah dapat melakukan transfer dana, pembayaran tagihan, pembelian pulsa maupun token listrik, hingga berbagai transaksi keuangan lainnya hanya melalui telepon genggam.
Bagi nasabah yang lebih nyaman bertransaksi secara langsung, BRI juga memastikan berbagai kanal layanan tetap tersedia selama masa libur.
Jaringan ATM, Cash Recycle Machine (CRM) atau mesin setor tarik, serta Agen BRILink yang tersebar di berbagai wilayah tetap beroperasi selama 24 jam untuk melayani kebutuhan masyarakat.
Keberadaan berbagai kanal tersebut menjadi alternatif bagi nasabah yang membutuhkan layanan perbankan di luar jam operasional kantor cabang.
Bagi para pensiunan, layanan khusus yang dibuka BRI pada hari libur memberikan manfaat yang cukup terasa. Salah satunya dirasakan oleh Hj Rahmawati (66), pensiunan guru yang berdomisili di Kelurahan Manorang Salo, Kabupaten Soppeng.
Menurut Rahmawati, awal bulan biasanya menjadi waktu yang cukup sibuk di bank. Para pensiunan datang hampir bersamaan untuk mengambil gaji, sementara nasabah umum juga tetap melakukan transaksi seperti biasa.
Kondisi itu sering kali membuat antrean menjadi lebih panjang dan membutuhkan waktu tunggu yang tidak sebentar.
"Kalau dulu antreannya cukup panjang karena bersamaan dengan nasabah lainnya. Apalagi sebagian besar pensiunan sudah lanjut usia sehingga cukup melelahkan jika harus menunggu lama," ujarnya.
Karena itu, ia menilai kebijakan BRI membuka layanan khusus pada hari libur menjadi langkah yang sangat membantu bagi para pensiunan.
Selain mengurangi antrean, suasana pelayanan juga terasa lebih nyaman karena jumlah nasabah yang datang tidak sebanyak hari kerja normal.
Menurut Rahmawati, perhatian seperti itu penting bagi kelompok lansia yang membutuhkan pelayanan cepat dan tidak menyita banyak tenaga.
Ia juga mengaku merasakan perubahan pelayanan sejak pembayaran dana pensiun dilakukan melalui BRI. Menurutnya, proses pencairan kini berlangsung lebih lancar dibandingkan sebelumnya.
Jumlah teller yang melayani dinilai cukup memadai sehingga antrean dapat terurai dengan lebih baik, terutama pada periode pencairan dana pensiun.
Bagi Rahmawati, kenyamanan pelayanan menjadi salah satu hal yang paling dirasakan para pensiunan. Sebab, sebagian besar penerima dana pensiun merupakan kelompok lanjut usia yang membutuhkan pelayanan ramah, cepat, dan mudah diakses.
Karena itu, ia berharap layanan seperti yang diberikan BRI saat ini dapat terus dipertahankan ke depan.
"Sebagai pensiunan tentu kami sangat terbantu. Kami berharap pelayanan seperti ini terus dipertahankan karena membuat kami lebih nyaman saat mengambil gaji pensiun," sambungnya.
Di tengah berkembangnya layanan digital perbankan, kehadiran pelayanan langsung yang ramah terhadap kebutuhan pensiunan masih menjadi hal penting. Setidaknya, bagi para lansia yang datang pagi itu, layanan terbatas BRI bukan sekadar tempat mencairkan dana pensiun, tetapi juga bentuk perhatian yang membuat mereka tetap merasa dilayani dengan baik. [Ichsan Machmud]