
Andi Amalia, salah satu Agen BRILink yang ada di Kota Palopo saat melayani nasabah menggunakan Mesin EDC BRI (Electronic Data Capture)/ Foto : Ichsan Machmud
RAKYATSATU.COM, PALOPO - Di tengah kebutuhan masyarakat akan layanan keuangan yang cepat dan mudah dijangkau, kehadiran Agen BRILink menjadi salah satu solusi yang semakin dirasakan manfaatnya. Melalui jaringan Agen BRILink, layanan perbankan kini tidak lagi identik dengan kantor cabang atau antrean panjang, tetapi dapat diakses langsung dari lingkungan tempat tinggal masyarakat, Jumat, 19 Juni 2026.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus memperkuat inklusi keuangan melalui pengembangan jaringan Agen BRILink di wilayah kerja BRI Cabang Palopo. Hingga Desember 2025, jumlah Agen BRILink tercatat mencapai 2.792 agen atau meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang berjumlah 2.407 agen.
Pertumbuhan tersebut menunjukkan semakin besarnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan keuangan yang dekat, praktis, dan mudah diakses. Kehadiran agen di tingkat desa dan kelurahan membuat masyarakat tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh hanya untuk melakukan transaksi sederhana.
Sepanjang tahun 2025, jaringan Agen BRILink di wilayah kerja BRI Cabang Palopo mencatat volume transaksi mencapai Rp12,4 triliun. Angka tersebut menggambarkan tingginya kepercayaan masyarakat dalam memanfaatkan layanan keuangan yang tersedia melalui agen.
Melalui Agen BRILink, masyarakat dapat melakukan berbagai transaksi seperti tarik tunai, setor tunai, transfer antarbank, pembayaran tagihan listrik, pembelian pulsa, token listrik, pembayaran BPJS, hingga top up dompet digital.
Bagi sebagian masyarakat, keberadaan Agen BRILink bukan hanya soal kemudahan transaksi. Layanan tersebut juga menghemat waktu dan biaya transportasi yang sebelumnya harus dikeluarkan untuk pergi ke kantor bank.
Salah seorang nasabah, Nurhayati, warga Kota Palopo, mengaku sangat terbantu dengan keberadaan Agen BRILink di dekat tempat tinggalnya.
"Kalau dulu harus ke kota untuk tarik uang atau transfer, sekarang cukup ke Agen BRILink yang jaraknya hanya beberapa menit dari rumah. Lebih cepat dan tidak perlu meninggalkan pekerjaan terlalu lama," ujarnya.
Menurut Nurhayati, layanan tersebut sangat membantu masyarakat desa yang memiliki aktivitas sehari-hari di sektor pertanian maupun perdagangan.
Hal serupa dirasakan oleh Muhammad Arif, seorang pelaku usaha kecil yang rutin menggunakan layanan Agen BRILink untuk transaksi usaha.
"Setiap hari saya transfer pembayaran ke pemasok dan menerima kiriman uang dari pelanggan. Kehadiran Agen BRILink membuat semuanya lebih mudah karena bisa dilakukan kapan saja tanpa harus ke kantor bank," katanya.
Di sisi lain, kehadiran Agen BRILink juga membuka peluang usaha baru bagi masyarakat yang menjadi agen. Selain memperoleh tambahan pendapatan dari biaya layanan transaksi, keberadaan agen turut meningkatkan aktivitas usaha di sekitar lokasi.
Salah seorang Agen BRILink di wilayah Palopo, Andi Amalia, mengaku usaha yang dijalankannya berkembang sejak menjadi mitra BRI.
"Awalnya toko saya hanya melayani kebutuhan harian masyarakat. Setelah menjadi Agen BRILink, jumlah pengunjung meningkat karena warga datang untuk bertransaksi. Banyak yang kemudian juga berbelanja kebutuhan lain di toko," ujarnya.
![]() |
| Aktivitas warga di depan Agen BRILink milik Andi Amalia/ Foto : Ichsan Machmud |
Menurutnya, Agen BRILink tidak hanya memberikan tambahan penghasilan, tetapi juga membuat usahanya lebih dikenal masyarakat sekitar.
Ia menambahkan bahwa saat jadwal penyaluran bantuan pemerintah berlangsung, Agen BRILink juga menjadi salah satu titik layanan yang ramai dikunjungi masyarakat.
"Banyak warga yang datang untuk mencairkan bantuan sosial maupun program pemerintah lainnya. Karena lokasinya dekat dan mudah dijangkau, masyarakat merasa lebih nyaman dibanding harus pergi ke kota atau kantor layanan yang lebih jauh," jelasnya.
Menurutnya, kehadiran Agen BRILink telah membantu mempercepat perputaran ekonomi di lingkungan sekitar karena masyarakat dapat mengakses berbagai layanan keuangan dalam satu tempat.
Pemimpin Kantor Cabang BRI Palopo, Andri Fauzan Rachman, mengatakan pertumbuhan Agen BRILink menunjukkan semakin luasnya jangkauan layanan keuangan BRI di tengah masyarakat, khususnya pada wilayah yang belum terjangkau layanan perbankan secara optimal.
"BRILink Agen tidak hanya memperluas akses layanan perbankan, tetapi juga memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk bertransaksi secara lebih dekat dan praktis. Melalui jaringan ini, kami ingin memastikan layanan keuangan dapat diakses lebih merata sekaligus mendorong aktivitas ekonomi di tingkat lokal," ujarnya.
Senada dengan itu, Regional Mikro Banking Head BRI Region 15 Makassar, Iwan Supriyanto, menegaskan bahwa Agen BRILink merupakan perpanjangan tangan BRI dalam menghadirkan layanan keuangan hingga ke pelosok.
"Agen BRILink adalah perpanjangan tangan kami di daerah. Ini upaya kami untuk memperluas akses di tempat-tempat yang tidak ada kantor konvensionalnya," katanya.
Selain transaksi perbankan dasar, masyarakat juga dapat memanfaatkan berbagai layanan lain seperti pembelian token listrik, pembayaran tagihan, top up dompet elektronik, hingga investasi emas melalui Agen BRILink.
Perkembangan jaringan Agen BRILink menjadi bagian dari komitmen BRI dalam mendukung inklusi keuangan nasional. Kehadiran agen tidak hanya mempermudah masyarakat memperoleh layanan keuangan formal, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi di tingkat desa dan kelurahan.
Di tengah transformasi digital yang terus berkembang, Agen BRILink membuktikan bahwa layanan perbankan dapat hadir lebih dekat dengan masyarakat. Bukan hanya sebagai tempat transaksi, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi lokal yang membuka peluang usaha, meningkatkan aktivitas perdagangan, dan memperluas akses keuangan hingga ke lapisan masyarakat paling bawah. [Ichsan machmud]
