RAKYATSATU.COM, SINJAI - Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai menggelar pembinaan aparatur sipil negara bagi tenaga medis yang bertugas di RSUD Sinjai dan RS Pratama Bulu Paccing, Kamis (18/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Pertemuan Dinas Kesehatan Sinjai itu menghadirkan Sekretaris Daerah Kabupaten Sinjai, Andi Jefrianto Asapa, untuk memberikan arahan kepada para dokter berstatus ASN.
Dalam kesempatan tersebut, Andi Jefrianto menegaskan bahwa ASN memiliki peran strategis sebagai pelayan publik yang bertugas memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Menurutnya, setiap jabatan dan penempatan yang diemban ASN merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
"Kita harus memiliki pemahaman yang sama bahwa jabatan, tugas, dan penempatan yang dipercayakan kepada kita adalah amanah. Di mana pun ditempatkan, tujuan akhirnya adalah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," kata Andi Jefrianto.
Ia menambahkan, tenaga kesehatan ASN memiliki peran ganda, yakni sebagai tenaga profesional di bidang kesehatan sekaligus pelaksana kebijakan pemerintah.
Karena itu, para dokter ASN dituntut mampu menjalankan kedua peran tersebut secara seimbang, profesional, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
"Dokter ASN tidak hanya terikat pada norma profesi kedokteran, tetapi juga pada aturan yang mengatur ASN. Kedua peran ini harus dijalankan secara profesional dan proporsional," ujarnya.
Andi Jefrianto juga mengingatkan pentingnya memahami sistem manajemen ASN, termasuk kebijakan penempatan dan distribusi tenaga kesehatan yang dilakukan pemerintah.
Menurutnya, kebijakan tersebut bertujuan memastikan layanan kesehatan dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Sinjai.
"Penempatan tenaga kesehatan dilakukan untuk menjamin pemerataan pelayanan kesehatan. Semua kebijakan pada akhirnya berorientasi pada kepentingan masyarakat," tegasnya.
Melalui kegiatan pembinaan tersebut, para dokter ASN diharapkan semakin memahami tugas, fungsi, dan tanggung jawabnya sebagai aparatur negara sekaligus tenaga kesehatan yang berada di garda terdepan pelayanan publik.
Dinkes Sinjai berharap kegiatan ini dapat memperkuat komitmen tenaga medis dalam memberikan pelayanan kesehatan yang profesional, berkualitas, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. [Ikhlas/Sudirman]
.jpg)