RAKYATSATU.COM, MAKASSAR - Pemerintah Kabupaten Sinjai kembali menorehkan prestasi di bidang pengelolaan keuangan dengan meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulawesi Selatan. Penghargaan ini menjadi capaian ke-10 yang diraih secara berturut-turut oleh Pemkab Sinjai.
Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) LKPD Tahun 2025 dilakukan langsung oleh Kepala BPK RI Perwakilan Sulawesi Selatan, Winner Franky Halomoan Manalu, kepada Bupati Sinjai Hj Ratnawati Arif di Kantor BPK RI Perwakilan Sulsel, Selasa (26/5/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Ratnawati menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BPK RI, khususnya tim pemeriksa yang telah menjalankan proses audit secara profesional serta memberikan berbagai masukan terhadap penyusunan laporan keuangan daerah.
Menurut Ratnawati, berbagai arahan dan rekomendasi yang diberikan BPK selama proses pemeriksaan menjadi acuan penting bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas tata kelola keuangan.
Mantan Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sinjai itu mengatakan seluruh indikator yang menjadi penilaian dalam pemberian opini WTP telah dijalankan oleh perangkat daerah secara optimal.
Indikator tersebut mencakup kesesuaian penyajian laporan dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP), efektivitas Sistem Pengendalian Intern (SPI), kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, hingga kecukupan pengungkapan informasi dalam laporan keuangan.
"Alhamdulillah, berkat arahan dan bimbingan dari BPK RI, kita kembali memperoleh opini WTP yang kesepuluh secara berturut-turut," kata Ratnawati.
Ia menilai capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh perangkat daerah yang telah berkomitmen menjaga kualitas pengelolaan keuangan dan administrasi pemerintahan.
Ratnawati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh kepala perangkat daerah beserta jajarannya yang dinilai kooperatif selama proses pemeriksaan LKPD Tahun 2025 berlangsung, baik dalam penyediaan data maupun pelaksanaan wawancara.
"Semoga komitmen ini terus kita pertahankan dan tingkatkan untuk menjaga kualitas tata kelola keuangan di Kabupaten Sinjai," tutupnya. [Ikhlas /Sudirman]
