Iklan

Iklan

Pemkab Sinjai Optimalkan Puskesmas dan Desa untuk Percepatan Penanggulangan TB

21 Mei 2026, 8:51 PM WIB Last Updated 2026-05-21T12:51:51Z


RAKYATSATU.COM, SINJAI
- Pemerintah Kabupaten Sinjai terus memperkuat langkah penanggulangan Tuberculosis atau TB. Program tersebut menjadi bagian dari prioritas nasional yang tercantum dalam Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2024–2029.


Komitmen itu ditunjukkan melalui partisipasi rutin Pemerintah Kabupaten Sinjai dalam kegiatan monitoring dan evaluasi penanggulangan TB yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan secara daring.


Kegiatan monitoring dan evaluasi tersebut diikuti Bupati Sinjai yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Setdakab Sinjai, Andi Tenri Rawe Baso. Hadir pula perwakilan Bappeda dan jajaran Dinas Kesehatan Sinjai di Gedung Command Center Kompleks Rumah Jabatan Bupati Sinjai, Kamis, 21 Mei 2026.


Forum yang dibuka Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Provinsi Sulawesi Selatan mewakili gubernur itu membahas perkembangan penanganan kasus TB di tingkat provinsi hingga kabupaten dan kota. Pembahasan tersebut dimaksudkan untuk mempermudah penyusunan langkah intervensi penanganan penyakit.


Selain memaparkan capaian penanganan kasus, kegiatan monitoring dan evaluasi itu juga membahas sejumlah tantangan yang dihadapi di lapangan beserta alternatif solusi untuk memperkuat penanganan TB di daerah.


Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Sinjai, Akhriani, mengatakan pemerintah daerah terus menggencarkan berbagai strategi penanganan TB secara menyeluruh. Upaya itu dilakukan untuk mengejar target penemuan kasus sebesar 90 persen hingga akhir tahun.


“Pada tahun ini kami akan mengoptimalkan penemuan kasus TB di tingkat puskesmas melalui program CKG. Langkah ini penting untuk mendeteksi lebih dini kasus TB di masyarakat,” kata Akhriani.


Menurut dia, penguatan penanggulangan TB di Sinjai juga didukung regulasi daerah melalui Peraturan Daerah Nomor 14 Tahun 2017 tentang penanggulangan penyakit menular seperti HIV/AIDS, TB, dan kusta. Pemerintah daerah juga telah membentuk Tim TB serta menyusun rencana aksi daerah.


Upaya penanganan TB, kata dia, turut diperluas hingga tingkat desa. Hingga saat ini, sebanyak 39 desa di Kabupaten Sinjai telah ditetapkan sebagai Desa Siaga TB melalui surat keputusan pemerintah daerah.


Pemerintah Kabupaten Sinjai berharap kolaborasi lintas sektor dan keterlibatan masyarakat dapat mempercepat pencapaian target penuntasan TB. Selain itu, pemerintah juga mendorong peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan dan pengobatan TB sejak dini. [Ikhlas /Sudirman] 

Komentar

Tampilkan

  • Pemkab Sinjai Optimalkan Puskesmas dan Desa untuk Percepatan Penanggulangan TB
  • 0

Terkini

Iklan