Iklan

Iklan

Dari Makkah ke Bone, Kisah di Balik Nama PT Hajar Aswad yang Kini Dipercaya Ribuan Jamaah

26 Juli 2026, 2:54 PM WIB Last Updated 2026-07-26T06:55:08Z

Foto : PT. Hajar Aswad memberikan satu paket hadiah umrah gratis bagi jamaah yang telah bergabung di Travel Hajar Aswad pada periode 2025-2026.






RAKYATSATU.COM, BONE — Nama Hajar Aswad bagi H. Zainal Abidin bukan sekadar nama. Ada pengalaman dan kerinduan yang ia bawa pulang dari Tanah Suci, lalu menjadikannya sebagai identitas sebuah perusahaan perjalanan ibadah.


Lima tahun setelah PT Hajar Aswad Bone berdiri, kisah itu kembali diceritakan dalam peringatan milad ke-5 yang dirangkaikan dengan Halal Bihalal di Aula Masjid Agung Al Markaz Al Ma'arif, Watampone, Sabtu, 25 Juli 2026.


Mengusung tema "Menebar Amanah, Menguatkan Silaturahmi, Menggapai Keberkahan", kegiatan tersebut menjadi ruang bagi manajemen untuk merefleksikan perjalanan perusahaan sekaligus memperkuat hubungan dengan jamaah dan para mitra.


Acara dibuka Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bone, H. Muhammad Rafi As'ad. Hadir pula Direktur Utama PT Hajar Aswad Bone, Drs. H. Zainal Abidin, perwakilan Kementerian Agama Bone, pimpinan Bank Muamalat dan Bank Syariah Indonesia (BSI), serta ratusan jamaah umrah dan peserta Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU).


Ketua panitia, H. Yaya Hidayatullah, mengatakan milad ke-5 bukan sekadar perayaan ulang tahun perusahaan. Menurut dia, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara manajemen, karyawan, jamaah, mitra kerja, dan masyarakat.


"Ini juga menjadi ruang refleksi untuk mengevaluasi capaian sekaligus meneguhkan komitmen memberikan pelayanan yang amanah, profesional, dan berkualitas," kata Yaya.


Sebanyak 15 orang dari unsur manajemen dan karyawan terlibat dalam kepanitiaan kegiatan tersebut.


Di hadapan para jamaah, Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bone, H. Muhammad Rafi As'ad, mengapresiasi perjalanan PT Hajar Aswad Bone yang terus berkembang sebagai salah satu Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) berizin di Kabupaten Bone.


Ia mengingatkan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan dan pembinaan jamaah, sekaligus kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku.


"Setiap travel yang menyelenggarakan umrah wajib memiliki izin sebagai PPIU. PT Hajar Aswad merupakan salah satu penyelenggara yang telah berizin di Kabupaten Bone. Kami berharap kualitas pelayanan terus ditingkatkan demi kenyamanan dan keamanan jamaah," ujarnya.


Namun, kisah yang paling menarik datang dari Direktur Utama PT Hajar Aswad Bone, H. Zainal Abidin. Dalam sesi talk show, ia mengungkap alasan di balik nama perusahaan yang dibangunnya.


Nama Hajar Aswad, kata Zainal, terinspirasi dari pengalamannya ketika bermukim di Makkah. Setiap kali beribadah di Masjidil Haram, ia selalu berusaha mencium Hajar Aswad sebelum kembali ke tempat tinggalnya.


Pengalaman itu kemudian menjadi sebuah gagasan.


"Pengalaman itu membekas dalam hati saya. Dari situlah muncul tekad, jika suatu saat membangun usaha di tanah air, saya ingin memberi nama Hajar Aswad," tuturnya.


Nama itu ia pilih dengan sebuah harapan. Masyarakat, kata dia, dapat memilih PT Hajar Aswad dengan perasaan yang sama seperti kerinduan umat Islam untuk beribadah dan mencium Hajar Aswad.


Jalan menuju berdirinya perusahaan itu pun tidak berlangsung singkat. Sebelum mendirikan PT Hajar Aswad pada 2021, Zainal lebih dulu mengawali karier sebagai agen di sejumlah biro perjalanan.


Pengalaman mendampingi jamaah menuju Tanah Suci menjadi bekal penting. Dukungan keluarga dan sahabat kemudian mendorongnya untuk membangun perusahaan perjalanan ibadah sendiri.


Dalam perjalanannya, PT Hajar Aswad mengklaim telah memberangkatkan sekitar 10 ribu jamaah haji sejak 2000 hingga 2026. Sementara jumlah jamaah umrah yang diberangkatkan sejak 2021 hingga 2026 disebut mencapai sekitar 1.500 orang.


Angka itu menjadi bagian dari perjalanan perusahaan yang kini memasuki usia lima tahun.


Milad tersebut juga diisi dengan pemberian apresiasi kepada jamaah. Panitia mengundi 30 hadiah doorprize yang didukung oleh para mitra perusahaan.


Hadiah utama yang paling ditunggu adalah satu paket perjalanan umrah gratis bagi jamaah yang telah berangkat melalui PT Hajar Aswad pada periode 2025–2026.


Bagi panitia, hadiah tersebut bukan sekadar doorprize. Itu menjadi bentuk penghargaan atas kepercayaan jamaah yang dianggap telah ikut membesarkan perjalanan PT Hajar Aswad Bone.


Lima tahun berjalan, perusahaan itu kini membawa satu pesan yang ingin terus dipertahankan: perjalanan menuju Tanah Suci bukan hanya soal keberangkatan, tetapi juga tentang amanah, pelayanan, dan kepercayaan yang harus dijaga sejak jamaah mendaftar hingga kembali ke tanah air.


Melalui milad ke-5, PT Hajar Aswad Bone kembali menegaskan komitmennya untuk menjaga kepercayaan tersebut, sembari melanjutkan perjalanan yang bermula dari sebuah pengalaman di Tanah Suci. (Ikhlas/arul) 

Komentar

Tampilkan

  • Dari Makkah ke Bone, Kisah di Balik Nama PT Hajar Aswad yang Kini Dipercaya Ribuan Jamaah
  • 0

Terkini

Iklan