RAKYATSATU.COM, MAKASSAR - Menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Maricaya Kota Makassar menggelar Pelatihan Juru Sembelih Halal (Juleha). Kegiatan ini terlaksana berkat kolaborasi dengan DPD Juleha Kota Makassar dan UPZ Masjid Miratul Khaerat Abubakar Lambogo.
Jumlah peserta yang mengikuti pelatihan mencapai 122 orang atau melampaui target awal panitia. Peserta tidak hanya berasal dari Kota Makassar, tetapi juga datang dari sejumlah daerah seperti Takalar, Gowa, Pangkep, Parepare hingga Surabaya.
Pelatihan yang berlangsung di Masjid Miratul Khaerat, Bara Baraya Selatan, Sabtu (23/5/2026), itu bertujuan meningkatkan keterampilan juru sembelih halal, khususnya dalam teknik mengasah bilah serta penyembelihan hewan kurban yang cepat, tepat, dan sesuai syariat Islam.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.00 Wita tersebut dibuka oleh Ketua PDM Kota Makassar KH Muhammad Said Abd Shamad yang diwakili Sekretaris Majelis Dikdasmen, Muhammad Fahmi Basmar.
Dalam sambutannya, Fahmi mengapresiasi PCM Maricaya yang dinilainya berhasil menyelenggarakan kegiatan berskala besar dan mendapat respons positif dari masyarakat.
"Apresiasi bagi PCM Maricaya yang mampu menggelar kegiatan akbar ini. Semoga kegiatan ini dapat memberi manfaat dan pengetahuan sebagai bekal bagi warga tentang teknik penyembelihan hewan secara syar'i," ujarnya.
Ketua DPD Juleha Kota Makassar, Wahyu Munandar, yang menjadi pemateri utama dalam kegiatan tersebut, menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan langkah strategis dalam menyiapkan tenaga juru sembelih profesional menjelang Idul Adha.
Menurutnya, peserta mendapatkan pemahaman mengenai teknik penyembelihan halal, standar ketajaman bilah hingga praktik pemotongan hewan yang efektif dan sesuai ketentuan syariat.
"Pelatihan ini memberikan pemahaman tentang teknik penyembelihan halal, standar ketajaman bilah hingga praktik pemotongan hewan secara cepat dan tepat. Alhamdulillah, antusias peserta sangat luar biasa. Mereka datang dari berbagai daerah untuk memperoleh ilmu penyembelihan ini," kata Wahyu.
Sementara itu, Ketua PCM Maricaya Muchsin Pagunai menyampaikan rasa syukurnya atas tingginya minat masyarakat mengikuti pelatihan tersebut.
Ia menilai materi yang diberikan sangat aplikatif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat, terutama dalam menghadapi pelaksanaan ibadah kurban yang tinggal menghitung hari.
"Peserta menunjukkan antusiasme tinggi karena pelatihan ini sangat aplikatif dan dibutuhkan masyarakat, khususnya dalam persiapan ibadah kurban nanti," ujarnya.
Sebagai tindak lanjut, panitia menjadwalkan kegiatan praktik lanjutan penyembelihan hewan kurban pada Minggu (24/5/2026) sore di peternakan milik Ustad Hadi di kawasan Samata, Kabupaten Gowa.
Kegiatan lanjutan tersebut akan difokuskan pada praktik Tallu Rampa dan tali-temali secara profesional sebagai bekal tambahan bagi para peserta.
Melalui rangkaian pelatihan dan praktik lapangan tersebut, peserta diharapkan semakin siap menjalankan tugas sosial kemasyarakatan sebagai juru sembelih halal saat pelaksanaan Idul Adha berlangsung. [Ikhlas /Sugi]