RAKYATSATU.COM, MAROS - Kapolres Maros AKBP Douglas Mahendrajaya menekankan pendekatan persuasif dan humanis dalam pengamanan peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day di wilayah Kabupaten Maros, Jumat, 1 Mei 2026.
Penegasan itu disampaikan Douglas saat memimpin apel kesiapan pengamanan di halaman Markas Polres Maros sebelum aksi penyampaian aspirasi buruh berlangsung.
Ia meminta seluruh personel yang terlibat pengamanan tetap mengedepankan pelayanan kepada massa aksi tanpa mengabaikan hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat di muka umum.
“Saya tekankan kepada seluruh anggota yang terlibat pengamanan agar mengedepankan upaya persuasif dan humanis,” kata Douglas.
Menurut dia, kehadiran aparat kepolisian di tengah aksi buruh bukan semata menjaga keamanan, melainkan memastikan penyampaian aspirasi berjalan tertib dan damai.
“Kita layani mereka dengan humanis, karena mereka adalah saudara-saudara kita yang akan menyampaikan aspirasi,” ujarnya.
Douglas mengatakan pendekatan negosiasi dan dialog menjadi fokus utama selama pengamanan aksi berlangsung.
Dalam pengamanan di lapangan, Polres Maros melibatkan personel polisi wanita sebagai tim negosiator. Sejumlah anggota Polwan tampak membagikan roti, permen, dan air mineral kepada massa aksi yang berunjuk rasa di kawasan Simpang Lima Underpass Mandai.
Selain pengamanan massa aksi, Polres Maros juga menyiapkan skema pengaturan lalu lintas di sejumlah titik rawan kemacetan, khususnya jalur utama yang menghubungkan Kabupaten Maros dengan daerah sekitar.
Douglas turut mengapresiasi koordinasi antara serikat buruh dan pihak kepolisian menjelang peringatan May Day tahun ini. Menurut dia, komunikasi yang terjalin sejak awal membantu menciptakan situasi yang aman dan kondusif.
“Kami berterima kasih kepada koordinator lapangan aksi yang telah berkomunikasi dengan baik,” kata dia.
Ia berharap peringatan Hari Buruh di Maros dapat menjadi contoh bahwa penyampaian aspirasi bisa dilakukan secara tertib tanpa menimbulkan gangguan keamanan.
“Mari kita tunjukkan bahwa di Maros, penyampaian aspirasi bisa dilakukan dengan cara yang tertib dan damai,” ujar Douglas. (Ikhlas/Arul)