Iklan

Iklan

May Day di Makassar Tak Lagi Identik Demonstrasi, Appi Siapkan “Panggung Kebahagiaan” Buruh

28 April 2026, 6:40 PM WIB Last Updated 2026-04-28T10:40:52Z

Walikota Makassar Munafri saat menerima audiensi Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) dan sejumlah serikat pekerja di Balai Kota Makassar



RAKYATSATU.COM, MAKASSAR - Pemerintah Kota Makassar menyiapkan peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 dengan konsep berbeda. Jika selama ini May Day identik dengan aksi demonstrasi di jalan, tahun ini pemerintah kota mendorong perayaan yang lebih inklusif melalui kegiatan bertajuk May Day Fest di Lapangan Karebosi.


Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menyatakan peringatan Hari Buruh harus menjadi momentum kebahagiaan sekaligus ruang memperkuat hubungan antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah.


“May Day tahun ini menjadi perhatian ekstra bagi kita semua. Berbagai cara kita pikirkan dan diskusikan bersama agar perayaan ini berlangsung meriah,” kata Munafri saat menerima audiensi Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) dan sejumlah serikat pekerja di Balai Kota Makassar, Selasa, 28 April 2026.


Munafri mengatakan pemerintah kota akan memfasilitasi penuh pelaksanaan kegiatan, termasuk penyediaan sarana dan prasarana pendukung. Pemerintah juga berkoordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk memastikan kegiatan berlangsung aman dan tertib.


Menurut dia, May Day tidak semata menjadi ruang penyampaian aspirasi buruh, tetapi juga momentum memperkuat kolaborasi antara pekerja dan pengusaha.


“Kita ingin kegiatan ini berjalan dengan baik, aman, dan penuh suasana kegembiraan. Ini adalah ruang bersama antara pemerintah, pekerja, dan pengusaha,” ujarnya.


Munafri juga meminta setiap konfederasi serikat pekerja bertanggung jawab terhadap anggotanya masing-masing, termasuk menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung. Ia mendorong penggunaan atribut resmi organisasi untuk memudahkan identifikasi peserta di lapangan.


Selain itu, ia berharap pihak pengusaha ikut terlibat mendukung pelaksanaan kegiatan, termasuk membantu penyediaan kebutuhan dasar seperti konsumsi dan minuman bagi peserta.


Buruh Dorong Dialog Terbuka


Ketua Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) Sulawesi Selatan, Andi Malanti, mengapresiasi keterbukaan Pemerintah Kota Makassar menerima audiensi pekerja dan serikat buruh menjelang May Day.


Menurut dia, komunikasi langsung antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja menjadi ruang penting dalam membangun hubungan industrial yang lebih sehat.


“Kalau ada ruang seperti panggung dialog, lalu buruh bisa menyampaikan aspirasinya secara langsung, itu jauh lebih baik,” kata Andi.


Meski demikian, ia mengakui sebagian serikat pekerja tetap menyiapkan aksi turun ke jalan sebagai bagian dari tradisi perjuangan buruh memperjuangkan kesejahteraan pekerja.


Andi menilai perbedaan pandangan antara buruh, pengusaha, dan pemerintah masih kerap terjadi. Karena itu, ia mendorong adanya forum rutin untuk membangun komunikasi dan evaluasi bersama terkait persoalan ketenagakerjaan.


Ia juga menyinggung keberadaan desk ketenagakerjaan yang merupakan instruksi nasional sebagai wadah pengaduan dan penegakan hukum di bidang ketenagakerjaan. Menurut dia, fasilitas itu perlu dioptimalkan agar persoalan buruh dapat diselesaikan melalui jalur dialog tanpa selalu berujung demonstrasi.


“Pertemuan ini menjadi langkah awal memperkuat sinergi di Kota Makassar, khususnya dalam menciptakan hubungan industrial yang harmonis dan berkeadilan,” ujarnya. (Ikhlas/Azhar)

Komentar

Tampilkan

  • May Day di Makassar Tak Lagi Identik Demonstrasi, Appi Siapkan “Panggung Kebahagiaan” Buruh
  • 0

Terkini

Iklan