Iklan

Iklan

Iran Luncurkan 1.200 Rudal ke Israel dan Pangkalan AS, Timur Tengah di Ambang Perang Besar

02 Maret 2026, 10:12 PM WIB Last Updated 2026-03-02T14:12:29Z
 Timur Tengah mencapai titik paling panas 


Iran Luncurkan 1.200 Rudal, Israel dan Pangkalan AS Jadi Target


Ketegangan militer di Timur Tengah mencapai titik paling panas dalam 24 jam terakhir.


Iran meluncurkan gelombang besar serangan rudal dan drone ke wilayah Israel serta pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan pada Minggu (1/3/2026). Serangan ini disebut sebagai balasan langsung atas operasi udara gabungan AS–Israel yang menghantam wilayah Iran sehari sebelumnya.


IRGC Klaim 1.200 Rudal Diluncurkan


Mayor Jenderal Ebrahim Jabari dari Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menyatakan hingga 1.200 rudal telah ditembakkan ke berbagai arah.


Menurutnya, peluncuran dilakukan segera setelah serangan udara gabungan yang disebut sebagai salah satu operasi militer terbesar Washington dan Tel Aviv terhadap fasilitas militer di Teheran.


IRGC menegaskan kombinasi rudal balistik dan drone digunakan dalam serangan tersebut.


Sirene Berbunyi 20 Kali dalam 24 Jam


Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengonfirmasi sirene peringatan serangan udara berbunyi di berbagai wilayah Israel.


Sistem peringatan dini diaktifkan melalui telepon seluler. Jutaan warga dilaporkan mencari perlindungan di bunker.


IDF menyebut ini adalah kali ke-20 dalam 24 jam terakhir warga Israel harus berlindung akibat serangan rudal Iran.


Pangkalan AS Masuk Daftar Target


Iran menyatakan 27 pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Teluk menjadi target potensial. Selain itu, pangkalan udara Tel Nof dan kompleks HaKirya di Tel Aviv juga disebut berada dalam daftar sasaran.


Teheran memperingatkan tindakan balasan akan terus berlanjut jika serangan terhadap Iran tidak dihentikan.


Beberapa fasilitas militer dilaporkan menjadi sasaran, meski tingkat kerusakan belum sepenuhnya dikonfirmasi secara independen.


Israel Tingkatkan Kesiapan Tempur


Di tengah eskalasi, IDF mengumumkan pemanggilan sekitar 20.000 pasukan cadangan tambahan. Personel tersebut berasal dari Angkatan Udara, Direktorat Intelijen, Komando Front Dalam Negeri, dan Angkatan Laut Israel.


Jumlah ini menambah sekitar 50.000 personel cadangan yang telah lebih dulu aktif.


Langkah tersebut menunjukkan peningkatan kesiapan menghadapi kemungkinan konflik yang lebih luas.


Dampak Regional dan Risiko Multi-Front


Serangan balasan Iran terjadi setelah laporan menyebut Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, tewas dalam serangan udara gabungan sebelumnya. Klaim ini belum diverifikasi secara independen.


Pengamat menilai intensitas serangan dan keterlibatan pangkalan AS meningkatkan risiko konfrontasi multi-front di Timur Tengah.


Rudal sudah diluncurkan. Bom sudah dijatuhkan. Pasukan sudah dipanggil.


Sekarang dunia menunggu satu hal: apakah ini puncak eskalasi, atau baru pembuka babak perang yang lebih besar. (Ikhlas)

Komentar

Tampilkan

  • Iran Luncurkan 1.200 Rudal ke Israel dan Pangkalan AS, Timur Tengah di Ambang Perang Besar
  • 0

Terkini

Iklan