RAKYATSARU.COM, MAKASSAR — Pemerintah Kabupaten Bone menyatakan komitmennya untuk mengawal pelaksanaan program strategis nasional. Komitmen itu disampaikan Bupati Bone Andi Asman Sulaiman bersama Wakil Bupati Andi Akmal Pasluddin saat menghadiri Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Arahan Presiden Republik Indonesia di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Senin, 9 Februari 2026.
Rapat koordinasi tersebut dipimpin Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, didampingi Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi, dan dihadiri unsur Forkopimda, para bupati dan wali kota, serta pimpinan instansi terkait se-Sulawesi Selatan.
Forum ini menjadi wadah penyelarasan kebijakan pemerintah pusat dan daerah sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor dalam pelaksanaan program prioritas nasional.
Dalam paparannya, Andi Sudirman menyampaikan sejumlah capaian nasional sepanjang 2025. Di antaranya pertumbuhan ekonomi sebesar 5,04 persen pada triwulan III 2025, pelaksanaan Program Makanan Bergizi Gratis untuk 60 juta penerima di 38 provinsi, serta pembentukan lebih dari 81 ribu Koperasi Merah Putih di desa dan kelurahan.
Gubernur juga menyoroti peningkatan produksi beras nasional yang mencapai 34,7 juta ton, renovasi 16.140 sekolah, pembangunan 22.950 gerai KDKMP, serta 70 juta warga yang telah menerima layanan cek kesehatan gratis.
Ia menegaskan pentingnya memperkuat kolaborasi pada 2026 sebagai tahun kedua pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029. “Keberhasilan tahun pertama RPJMN harus kita optimalkan melalui langkah yang selaras antara pusat, provinsi, dan daerah,” ujarnya.
Bupati Bone Andi Asman Sulaiman mengatakan pemerintah daerah siap menjalankan dan mengawal setiap arahan pemerintah pusat, khususnya program prioritas nasional. Menurut dia, soliditas Forkopimda menjadi faktor kunci dalam memastikan kebijakan berjalan efektif di daerah.
“Pemerintah Kabupaten Bone bersama Forkopimda berkomitmen menjaga sinergi, stabilitas daerah, dan mendorong pembangunan berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat Bone,” kata Andi Asman.
Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin menambahkan, pihaknya akan mengambil langkah konkret untuk mempercepat pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memperkuat tata kelola pemerintahan.
“Kami berharap koordinasi antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah terus terjaga agar program pembangunan benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Rapat koordinasi ini diharapkan menjadi pijakan strategis bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan menghadapi tantangan pembangunan pada 2026 dan tahun-tahun berikutnya. (Ikhlas/Sugi)