Iklan

Iklan

AMWI Bone Gelar Seminar Literasi Media, Guru Diajak Lawan Hoaks dan Perundungan Siber

08 Februari 2026, 6:25 PM WIB Last Updated 2026-02-08T10:25:18Z

Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin bersama ribuan Guru di Bone bahas Wartawan soal Hoaks dan Medsos


RAKYATSATU.COM, BONE -  Aliansi Media dan Wartawan Indonesia (AMWI) Kabupaten Bone menggelar seminar literasi media dalam rangka peringatan Hari Pers Nasional 2026. Kegiatan ini diikuti ribuan guru dan kepala sekolah dari berbagai jenjang pendidikan di Aula Lamellong, Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Bone, Sabtu, 7 Februari 2026.


Seminar mengusung tema “Cerdas Bermedia Sosial, Lawan Hoaks dan Cyber Bullying di Lingkungan Sekolah”. Kegiatan dibuka Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin.


Ketua Panitia, Muhammad Asnur Arifuddin, mengatakan tema seminar dipilih karena media sosial kini sangat lekat dengan dunia pendidikan. Menurut dia, penggunaan media sosial yang tidak bijak berpotensi menimbulkan dampak negatif.


“Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu bersikap kritis, bijak berinteraksi di media sosial, serta menolak informasi yang tidak benar,” kata Asnur.


Ketua Umum AMWI Kabupaten Bone, Dedi Hamzah, menilai maraknya hoaks dan perundungan digital berdampak langsung pada lingkungan sekolah. Ia menekankan peran pers sebagai penyedia informasi berimbang sekaligus pendorong literasi media.


“Dengan literasi media, guru diharapkan menjadi garda terdepan menangkal hoaks di sekolah,” ujar Dedi.


Ia juga mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Bone melalui program BerAmal yang telah memberikan seragam gratis kepada siswa. Dedi berharap kebijakan serupa dapat menjangkau pendidikan anak usia dini, khususnya taman kanak-kanak.


Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin mengatakan seminar tersebut penting untuk memperkuat wawasan guru di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi. Menurut dia, media dan pemerintah adalah mitra dalam mencerdaskan masyarakat.


“Media bukan musuh pemerintah. Media berperan menyampaikan informasi yang edukatif dan membangun,” kata Andi Akmal.


Ia menambahkan guru harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi agar tidak tertinggal dari peserta didik. “Jika guru tertinggal, maka anak-anak juga akan tertinggal,” ujarnya.


Andi Akmal juga mendorong guru membiasakan budaya membaca, minimal dua jam sehari, sebagai upaya memperkuat literasi dan meningkatkan kualitas pendidikan di Bone.


Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan PNF Kesetaraan Dinas Pendidikan Kabupaten Bone, Hj. Andi Rasna, berharap kemitraan antara Dinas Pendidikan dan insan pers dapat terus berlanjut melalui kegiatan literasi yang bermanfaat bagi dunia pendidikan.


Seminar ini dijadwalkan berlangsung hingga Senin, 9 Februari 2026, dan diikuti guru serta kepala sekolah jenjang taman kanak-kanak, sekolah dasar, dan sekolah menengah pertama. Materi seminar membahas peran pers dalam dunia pendidikan dan literasi digital dengan narasumber Anwar Marjan dan Suardi Mandang. (ikhlas/Sugi)

Komentar

Tampilkan

  • AMWI Bone Gelar Seminar Literasi Media, Guru Diajak Lawan Hoaks dan Perundungan Siber
  • 0

Terkini

Iklan