Iklan

Iklan

30 Ribu UMKM Maros Disasar Program Kolaborasi Angkasa Pura

09 Februari 2026, 1:22 PM WIB Last Updated 2026-02-09T05:22:37Z

Bupati Maros saat menghadiei Seminar dan Talkshow bertajuk Injourney Airports UMKM Naik Kelas di Ruang Rapat Pola Kantor Bupati Maros



RAKYATSATU.COM, MAROS — PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional Sultan Hasanuddin menggelar Seminar dan Talkshow bertajuk Injourney Airports UMKM Naik Kelas di Ruang Rapat Pola Kantor Bupati Maros, Senin, 9 Februari 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan.


Acara tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Maros melalui Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) UMKM. Kolaborasi ini ditujukan untuk memperkuat pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di sekitar kawasan bandara agar mampu meningkatkan daya saing.


Selain pemaparan materi bisnis, kegiatan ini juga menyediakan layanan konsultasi usaha, pembuatan desain usaha secara gratis, serta pameran produk UMKM. Sekitar 100 pelaku UMKM mengikuti kegiatan ini, gabungan dari UMKM binaan PLUT dan UMKM mitra Bandara Sultan Hasanuddin.


Seminar dihadiri Bupati Maros Chaidir Syam, General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Minggus Gandeguai, Deputy Human Capital Solutions & Business Support PT Angkasa Pura Indonesia, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Kopurindag), serta para narasumber dari PLUT dan perbankan.


Dalam sambutannya, Chaidir Syam menyebut jumlah UMKM di Kabupaten Maros mencapai sekitar 30 ribu unit. Ia menilai kegiatan peningkatan kapasitas pelaku usaha seperti seminar ini penting agar UMKM mampu bertahan dan berkembang di tengah persaingan.


“Seminar seperti ini dibutuhkan untuk membuka wawasan UMKM agar tetap bisa bersaing,” kata Chaidir.


Sementara itu, General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Minggus Gandeguai, menekankan pentingnya kolaborasi antar pemangku kepentingan dalam menggerakkan ekonomi di kawasan sekitar bandara.


“Strategi kolaborasi antar-stakeholder harus bersama-sama menghidupkan perekonomian, salah satunya melalui UMKM,” ujar Minggus.


Ia juga mendorong pelaku UMKM memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas pemasaran produk. Melalui kegiatan ini, Angkasa Pura Indonesia berharap UMKM lokal dapat memperoleh pengetahuan praktis yang dapat langsung diterapkan dalam pengembangan usaha mereka. (Ikhlas/Arul)

Komentar

Tampilkan

  • 30 Ribu UMKM Maros Disasar Program Kolaborasi Angkasa Pura
  • 0

Terkini

Iklan