-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Tag Terpopuler

Pria di Bone Coba Bunuh Diri Hingga Lukai Leher Sendiri

14 Januari 2023 | 9:14 PM WIB |

Rustam (38) saat ditandu untuk dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan pelayanan kesehatan usai ingin melakukan bunuh diri di rumah sawah di Jalan Poros Camming, Desa Mappesangka, Kabupaten Bone, Sabtu (14/1/2023)/ Foto : Dok. Polres Bone

RAKYATSATU.COM, BONE
- Seorang pria di Kabupaten Bone, Rustam (38), petani asal Desa Pulemo, Kecamatan Baula, Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Utara mencoba mengakhiri hidupnya dengan melukai lehernya menggunakan parang miliknya.


Lelaki Rustam ditemukan oleh warga dalam keadaan leher teriris dan mengeluarkan banyak darah tepatnya di rumah sawah di Jalan poros Camming, Dusun Dekko, Desa Mappesangka, Kecamatan Ponre, Kabupaten Bone, Sabtu (14/1/2023) sekira Pukul 06.30 Wita.


Ia diduga melakukan percobaan bunuh diri karena mengalami depresi berat.


Menurut adiknya, Kasmidar (37) warga Dusun Salo Sawae Desa Patangkai, Kecamatan Lapri, pekerjaan IRT, bahwa korban (Rustam,-red) baru tiga hari pulang dari Kolaka dan selama di rumah terlihat sering diam dan melamun. 


"Saat itu sekira Pukul 01.30 Wita dini hari saya terbangun untuk Shalat Tahajjud dan melihat ada darah berserakan di lantai, setelah mengadakan pencarian sekitar rumah namun Rustam tidak ditemukan," tutur Kasmidar.


"Tiba-tiba, sekira Pukul 06.30 Wita saya mendapat informasi dari kepala Desa Mappesangka Andi Rasdi Sumange melalui telepon bahwa Rustam berada di rumah-rumah sawah milik salah satu warga, duduk sambil memegang parang dan lehernya terluka dan bercucuran darah," ungkapnya.


Mendengar kabar itu Kasmidar lalu mendatangi TKP dan membujuk Rustam untuk mau di bawah ke Puskesmas.


Rustam pun akhirnya di bawah ke UPT Puskesmas Mappesangka Ponre untuk mendapatkan penanganan medis.


Setiba di Puskesmas Bakunge, Kecamatan Ponre kemudian perawat menyarankan agar korban di rujuk ke RSUD Tenriawaru Bone karena leher mengalami luka berat tembus ke tenggorokan sehingga harus di operasi.


Korban Rustam lalu di rujuk ke RSUD Tenriawaru Bone dengan di dampingi oleh perawat Haslinda dan pihak keluarga untuk mendapat penanganan medis secara intensif.


Paur Humas Polres Bone Iptu Rayendra Muhtar membenarkan kejadian tersebut bahwa saudara Rustam ini di indikasi mengalami depresi. 


"Saudara Rustam ini sedikit mengalami gangguan jiwa karena ibu kandungnya baru saja meninggal dunia dan tidak akur dengan bapak kandungnya. Selain itu Rustam ini juga sudah pisah dengan istrinya bahkan info juga didapatkan bahwa korban baru bulan kemarin keluar dari penjara di Kolaka," ungkap Iptu Rayendra. [Ikhlas/Sugi]

×
Berita Terbaru Update