Iklan

12/10/20, 14:54 WIB
BONEDaerahKorem 141/Tp

Tim Wasrik Current Audit Itjenad Datangi Makorem 141/Tp, Ini Tujuannya

RAKYATSATU.COM, BONE - Dalam rangka melaksanakan Kegiatan Pengawasan dan pemeriksaan (Wasrik) Current Audit di satuan jajaran Korem 141/Tp, Brigjen Tni Alvis Anwar, S.A.P. M.TR (Tim Current Audit Itjenad) beserta rombongan mendatangi Makorem 141/Tp.


Rombongan tersebut disambut oleh Brigjen TNI Djashar Djamil SE. (Danrem 141/Tp) dan Kolonel Arh Budi Laksana (Kasi Ren Kasrem) di Makorem 141/Tp Jl. Jend. Sudirman Kelurahan Manurunge Kecamatan Tanete Riattang Kabupaten Bone, Senin (12/10/2020).



Adapun Arahan Danrem 141/Tp. Brigjen TNI Djashar Djamil, SE, MM, intinya mengatakan fungsi Wasrik bertujuan untuk membantu mencengah penyimpangan yang tidak diharapkan dalam manajemen organisasi.


Apabila ditemukan hal-hal yang tidak sesuai denfan ketentuan dan aturan, diharapkan kepada Tim Currant Audit Itjenad dapat memberi selusi terhadap segala kekurangan mekanisme pelaksanaan tugas, prisedur dan norma sesuai ketentuan, untuk kespurnaan dan perbaikan pada progrm kerja yang akan datang.


"Saya berharap hasil dari kegiatan Wasrik ini dapat memberi kontribusi positif bagi satuan dijajaran Korem 141/Tp, guna tercapainya opini wajar tampa pengecualian, sekaligus meminimalisir temuan oleh Tim Wasrik eksternal," ujarnya.



"Kepada Tim Wasrik Currant Audit Itjenad saya ucapkan selamat melaksanakan tugas, dan sekiranya dalam pelaksanaan Wasrik ditemukan berbagai kelemahan dan kekurangan, saya berharap staf yang bersangkutan dapat memberikan arahan," tambahnya.


Sementara itu, Ketua Tim Wasrik Current Audit dari Itjenad Brigjen TNI Alvis Anwar.S.A.P,. M. TR. menjelaskan, bahwa sasaran kegiatan Current Audit yang akan dilaksanakan di wilayah jajaran Korem 141/Tp. meliputi pemeriksaan program kerja dan anggaran tahun 2020 baik yang sudah terlaksana maupun yang sedang berjalan.


“Pengawasan dan pemeriksaan yang dilakukan bukanlah bertujuan untuk mencari-cari kelemahan dan kesalahan yang bersifat mengada-ada, akan tetapi untuk memperbaiki kesalahan yang ada guna perbaikan pelaksanaan program dan anggaran yang akan datang. Dan kami mohon maaf, mana kala dalam proses pemeriksaan ada sikap, perilaku dan tutur kata yang tidak berkenan dihati para pejabat objek pemeriksaan,” pungkasnya.  (Rasul)