Iklan

17/10/20, 13:18 WIB
Last Updated 2020-10-17T05:18:53Z
ADVERTORIALDaerahPemkab SinjaiSINJAI

Ratusan Siswa di Kelurahan Lappa Jadi Sasaran Program Jemput Bola Dukcapil


RAKYATSATU.COM, SINJAI - Sebanyak 348 pelajar usia 17 tahun di Kelurahan Lappa menjadi sasaran Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Sinjai untuk melaksanakan perekaman KTP-elektronik di Kantor Kelurahan Lappa Kecamatam Sinjai Utara, Jumat (16/10/2020) kemarin.


Perekaman KTP elektronik ini dilaksanakan dengan metode jemput bola untuk menyasar sejumlah pelajar yang berusia 17 tahun atau lebih, tapi belum memiliki KTP.


Koordinator Lapangan Perekaman KTP-el Muh. Yasier Arsyad saat ditemui mengatakan, layanan jemput bola ini merupakan program pemerintah dalam upaya mempercepat pelajar yang usianya genap 17 tahun agar segera memiliki kartu identitas berupa KTP-el.


Layanan ini juga memudahkan para pelajar sehingga tidak lagi harus mendatangi Kantor Disdukcapil Sinjai untuk melakukan perekaman KTP.


“Perekaman KTP-el ini untuk 17 tahun, kami lakukan sistem jemput bola dimasing-masing Kantor Desa atau Kelurahan. Sebenarnya kita mau lakukan di sekolah seperti tahun lalu tetapi berhubung pandemi dan sekolah diliburkan maka kita lakukan di kantor Kelurahan,” tandasnya.


Sementara itu Lurah Lappa A. Rifai Azis menyambut baik metode ini karena memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mendapatkan kartu identitas warga tersebut.


Sebelum dilakukan perekaman, pihaknya sudah menyampaikan pemberitahuan kepada warga yang berusia 17 tahun sesuai dengan daftar nama yang diserahkan oleh Disdukcapil Sinjai.


“Jauh hari sudah kita sampaikan bahwa ada perekaman di Kantor ini dan Alhamdulillah bisa kita lihat sekarang antusias masyarakat sangat baik karena memang mereka sudah sadar bahwa KTP ini sangat penting,” tukasnya.


Perekaman yang dipantau oleh Kepala Disdukcapil Sinjai Drs. Akmal ini, setiap warga yang datang wajib menerapkan protokol kesehatan dengan mencuci tangan sebelum masuk ruangan, menjaga jarak dan memakai masker. Masker hanya boleh dibuka ketika dilakukan perekaman foto. (Ads)