-->

Iklan

Iklan

Pastikan Pelayanan Efektif, Dirut PDAM Sinjai Pantau Kondisi Sumber Air

rakyatsatu
Sabtu, 31 Oktober 2020, 7:50 PM WIB Last Updated 2020-10-31T11:50:50Z

RAKYATSATU.COM, SINJAI - Pasca dilantik minggu lalu oleh Bupati Andi Seto Asapa, Direktur PDAM Kabupaten Sinjai, Nasrullah Mustamin, terus bergerak maju. Ini terlihat dengan aktivitasnya di lapangan yang selalu aktif melakukan konsolidasi dengan semua karyawan, sekaligus memotivasi karyawan tentang bagaimana mengembangkan perumda Air Minum Tirta Sinjai Bersatu.


Tidak tanggung-tanggung, Atas Komitmennya memajukan PDAM Sinjai, meski hari libur, ia terlihat tetap aktif di Lapangan dengan mengunjungi sumber air / intake serta IPA, mulai dari sumber Air Sungai Tangka di Lempakomae, IPA di Lamattirilau, sampai sumber Air/ intake di Balantieng Borong, dan IPA Pasir Putih.


Demi memastikan pelayanan bisa efektif sampai ke pelanggan, Nasrullah juga setiap saat memantau keluhan masyarakat baik melalui media sosial, maupun melalui Radio Suara Bersatu FM. Tak sampai distu, Ia bahkan terjun lansung ke lapangan melihat tindak lanjut atas kelurahan masyarakat mengenai kebocoran pipa, atau keluhan jaringan yang tidak dialiri air.


"Alhamdillah, waktu kerja yang hanya 2 hari ini karna libur Nasional, kami masih sempat melakukan pertemuan dengan semua karyawan serta melakukan pertemuan terbatas dengan para Kabag, ini untuk mendengar masukan dari semua karyawan Perumda," ujar Nasrullah, sabtu (31/10/2020).


Menurut Nasrullah, yang juga ketua MPC Pemuda Pancasila Sinjai Itu, bahwa untuk mengembangkan Perusahaan Plat Merah ini, maka baginya yang pertama harus dilakukan adalah membenahi manajemen serta meningkatkan kesejahteraan karyawan.


Selain itu agar PDAM bisa memperoleh keuntungan (laba) untuk menambah pendapat daerah, maka hal penting yang harus dioptimalkan kata dia adalah rencana kerja atau program srategis.


"Untuk itu maka saya menargetkan tahun 2021 Perumda sudah harus melakukan ekspansi usaha, selain bidang usaha pemenuhan kebutuhan air dengan sistem jaringan perpipaan yang ada saat ini, maka tahun depan InsyaAllah Perumda sudah memiliki bidang usaha baru dalam bentuk penyediaan air minum kemasan botol atau gelas," jelas Kak Nas, sapaan akrabnya.


Kurang lebih sepekan dalam setiap aktivitasnya mendatangi sejumlah titik, Nasrullah juga sejauh itu mengaku telah menginventarisir beberapa persoalan yang selama ini dihadapi oleh PDAM Tirta Sinjai Bersatu, temasuk diantaranya sumber air baku.


"Kendala saat ini yang di hadapai oleh Perumda karna penyediaan air bersih untuk masyarakat kota Sinjai masih mengandalkan sumber air baku dari sungai Tangka dengan sistem pompanisasi, sedangkan baku dari Balangtieng masih terbatas hanya 20 liter perdetik. Sementara kebutuhan air untuk masyarakat kota lebih 100 liter per detik. Artinya Balangtieng saat ini hanya memasok 20% kebutuhan air masyarakat Perkotaan," beber Nasrullah.


Hal lain tambah Kak Nas, tidak optimalnya Pengelolaan Air Baku Balantieng disebabkan karena pengelolaan sumber air dan jaringan sampai ke reservoar dan IPA di Borong, Tellulimpoe, Sinjai Selatan, Sinjai Timur dan Lamatti Rilau Sinjai Utara, masih di kelolah oleh Balai besar Pompengan Makassar.


"Itu salah satu kendala sehingga kami masih terbatas untuk mengelola air Balantieng, padahal kepasisitas produksi air dari Balangtieng lebih dari 200 liter perdetik. Olehnya itu kami berharap secepatnya pengelolaan sumber dan jaringan air ini bisa di serahkan ke Pemda Sinjai untuk di kelolah Perumda Air Tirta Sinjai Bersatu, Khususnya Balantieng," pungkasnya. (ads)


Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Pastikan Pelayanan Efektif, Dirut PDAM Sinjai Pantau Kondisi Sumber Air

Terkini

Iklan

Iklan