Iklan

06/10/20, 15:22 WIB
Last Updated 2020-10-06T07:22:10Z
BONEDaerahRagam

Dirawat Oleh Anaknya, Janda Jumiati Tak Mampu Bendung Air Mata Dihadapan Camat dan Kasat Intel

RAKYATSATU.COM, BONE
- Jumiati (45), warga Kelurahan Bajoe, Kecamatan Tanete Riattang Timur Kabupaten Bone, tak mampu membendung air matanya disaat dikunjungi oleh Camat Tanete Riattang Timur Andi Arman Boby dan Kasat Intel Polres Bone AKP Surahman, di rumahnya di Jl Veteran Kelurahan Bajoe Kecamatan Tanete Riattang Timur Kabupaten Bone, Selasa (06/10/2020).


Janda Jumiati kini hanya bisa terbaring lemas di lantai papan rumahnya akibat penyakit kanker payudara yang sudah stadium empat (4) dan hanya tinggal berdua sama anaknya Aura (9).


Wanita yang sudah lama ditinggal pergi sama suaminya ini, memiliki dua anak, yakni, Aura kini tinggal bersamanya dan satu anaknya yang laki-laki bersama bapaknya.


Menurut pengakuan Jumiati saat ditemui di rumahnya di Jl Veteran Kelurahan Bajoe, oleh Camat Tanete Riattang Timur Andi Arman Boby dan Kasat Intel Polres Bone AKP Surahman bersama sejumlah awak media, bahwa payudaranya sebelah kiri diangkat setahun lalu namun sudah merasakan sakit pada payudaranya sekira lima (5) tahun.


Saat ditemui di rumahnya, Jumiati sedang terbaring dan disampingnya duduk anaknya yang baru kelas empat (4) SD, Aura dan sesekali menutupi wajahnya pakai sarung untuk menyembunyikan rasa sakit dan deraian air matanya serta perasaan haru dihadapan Camat Tanete Riattang Timur dan Kasat Intel Polres Bone serta sejumlah awak media.


"Pengangkatan payudaraku sebelah kiri setahun lalu, tapi sakitnya sudah 5 tahun. Saya tinggal berdua ji anakku, dulu tante ada cuman pergi ke rumah keluarga," ujar Jumiati dengan mata berkaca-kaca.


"Itu ji anakku yang rawatka, anakku yang rawatka. Dia yang masak, mencuci, dan ambil air. Baru 9 tahun, kelas 4 SD," ujarnya lagi tanpa bisa membendung deraian air matanya.

  

Sementara itu Camat Tanete Riattang Timur Kabupaten Bone, Andi Arman Boby mengatakan, bahwa mendatangi dan memperhatikan warga yang tidak mampu seperti Jumiati, adalah sudah satu kewajiban baginya sebagai abdi negara dan masyarakat.


"Jika ada warga yang memang betul-betul butuh bantuan, maka saya akan siap membantu, apalagi Jumiati merupakan warga saya. Ini sebagai bentuk perhatian kami sebagai pemerintah sekaligus abdi negara dan abdi masyarakat," ujar Andi Arman Boby.


Hal senada diungkapkan Kasat Intel Polres Bone AKP Surahman. Bahkan menurutnya, apa yang ia lakukan adalah salah satu wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat.


"Jangan pernah menilai apa yang kami berikan tetapi lihat ketulusan pemberinya dan tentu itu sudah merupakan salah satu kewajiban saya serta wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat," ujar AKP Surahman. 

 

Adapun sejumlah bantuan yang diberikan ke janda Jumiati adalah beras, makanan instan, air minum serta uang tunai dan bahan sembako lainnya. (Rasul)