Iklan

07/10/20, 18:03 WIB
ADVERTORIALDaerahPemkab SinjaiSINJAI

Bappeda Sinjai Paparkan Empat Aksi Penanganan Stunting

RAKYATSATU.COM, SINJAI - Kepala Bappeda Kabupaten Sinjai Drs A Ilham Abubakar mempresentasikan Program Konvergensi Penanganan Stunting pada kegiatan Penilaian Kinerja dalam pertemuan Konvergensi Penanganan Stunting tingkat Provinsi Sulsel, di Ballroom lantai 1 Hotel Four Point By Sheraton Makassar, Rabu (07/10/2020).


Dihadapan para panelis dan peserta dari pertemuan ini, Kepala Bappeda Sinjai memaparkan secara singkat program strategis penangan stunting khususnya 4 aksi didalamya yaitu analisis situasi, rencana kegiatan, rembuk stunting dan peraturan Bupati terkait peran desa dalam penanganan stunting.


"Dengan melibatkan seluruh unsur terkait di tahun 2020 ini kami juga membuat inovasi Madeceng (Masyarakat Desa Cegah Stunting), Parenting (Posyandu Remaja Cegah Stunting), Gunting rumput (tanggulangi stunting dengan rumput laut) dan inovasi SIBANTU LO (Sinjai Bebas Stunting dengan Daun Kelor)," sebutnya.


Ilham menambahkan, percepatan penurunan angka stunting saat ini menjadi salah satu diantara fokus Pemerintah Kabupaten Sinjai untuk membentuk generasi yang berkualitas dan sehat di masa mendatang. Melalui inovasi tersebut akan menjadi landasan utama untuk mencegah permasalahan terjadinya gagal tumbuh ini.


Dalam kegiatan ini melibatkan 11 Kabupaten yang menjadi lokus penanganan stunting tahun 2020 di Sulsel diantaranya, Kabupaten Sinjai, Enrekang, Bone, Selayar, Pinrang, Gowa, Pangkep, Toraja Utara, Jeneponto, Tana Toraja dan Takalar. (Ads)