Iklan

Iklan

Proses Penangkapan Buaya Berkalung Ban di Palu Libatkan Reptiler Asal Australia

13/02/20, 15:18 WIB Last Updated 2020-02-13T07:18:43Z
Matt Wright saat memasang perangkap untuk buaya berkalung ban di Sungai Palu, Sulawesi Barat.()


RAKYATSATU.COM, PALU - Seorang laki-laki kulit putih tampak berdiri di pinggir Sungai Palu, Sulawesi Tengah.
Setelah melihat suasana sekitar aliran air itu pada Selasa (11/02/2020), dia memasang perangkap dari besi yang diisi bebek untuk menangkap buaya berkalung ban.

Laki-laki itu adalah Matt Wright. Dia adalah pencinta alam asal Australia yang ingin membebaskan seekor buaya di Palu dari jerat ban bekas.

Wright datang ke Palu bersama seorang rekannya, Chris Wilson, pada Minggu (09/02/2020).

Keduanya memulai upaya menangkap buaya itu setelah mengantongi izin dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Pengisi acara dalam salah satu program di National Geographic ini memang berpengalaman dalam pemindahan satwa liar yang masuk ke kawasan permukiman.

Dalam laman mattwright.com.au, laki-laki bernama lengkap Matthew Nicholas Wright disebut sudah menangkap puluhan buaya.

Sebelum Wright, pada 2018, seorang pencinta reptil bernama Panji juga sempat berupaya menangkap buaya berkalung ban di Palu.

Namun, upaya laki-laki yang dikenal lewat acara televisi Panji si Petualang itu tidak membuahkan hasil.

Sejak kemunculannya pada 2016, buaya berkalung ban di Palu menyita perhatian warga.

Dinas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Tengah telah beberapa kali mencoba melepaskan ban dari leher buaya tersebut. Namun, semua usaha itu belum berhasil. (Kompas)


Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Proses Penangkapan Buaya Berkalung Ban di Palu Libatkan Reptiler Asal Australia

Terkini

Iklan