Iklan

Iklan

Lapangan Putra Salampe Diserbu Penonton, Liga Ramadhan Jadi Magnet Warga Sibulue

01 Maret 2026, 11:06 PM WIB Last Updated 2026-03-01T15:06:36Z

Ket. Gambari: Liga Futsal Ramadhan 79 Cell Sibulue selalu dipadati penonton



RAKYATSATU.COM, BONE - Malam-malam Ramadhan di Kecamatan Sibulue, Kabupaten Bone, tak hanya diisi lantunan doa dan tadarus. Seusai salat tarawih, warga berbondong-bondong menuju Lapangan Futsal Putra Salampe Pattiro, Lingkungan Maroanging II, Kelurahan Maroanging. Di tempat itu, Liga Futsal Ramadhan 79 Cell Sibulue bergulir dan menyedot perhatian masyarakat.

Sejak dibuka Camat Sibulue, Sainal Abidin, pada 20 Februari 2026, kawasan lapangan nyaris tak pernah sepi. Penonton memadati sisi lapangan setiap malam. Sebagian berdiri, lainnya duduk beralas tikar atau bangku seadanya. Sorak-sorai memecah udara malam, menyelingi gema takbir yang masih terasa.

Hakim, warga Kelurahan Maroanging, mengatakan liga tersebut menjadi hiburan alternatif bagi masyarakat selama bulan puasa. 

“Setelah tarawih, kami langsung ke lapangan. Ini betul-betul menghibur. Bukan hanya warga Sibulue, ada juga yang datang dari kecamatan lain,” ujarnya, Ahad malam, 1 Maret 2026.

Menurut dia, panitia cermat memilih waktu pelaksanaan. Pertandingan dimulai setelah tarawih, mengusung tajuk “dari Masjid ke Lapangan”. Momentum Ramadhan juga bertepatan dengan banyaknya perantau yang pulang kampung. 

“Yang mudik sekalian ibadah, banyak juga yang datang menonton,” kata Hakim.

Ketua panitia pelaksana, Andi Muzakkir, menyebut liga malam hari di bulan Ramadhan ini baru pertama kali digelar di Sibulue. Sebelumnya, pertandingan futsal rutin dilaksanakan pada sore hari dan terakhir digelar beberapa tahun lalu.

“Ini pertama kalinya malam hari dan khusus di bulan Ramadhan. Respons masyarakat di luar dugaan,” ujar Andi Muzakkir.

Ia mengatakan, turnamen diikuti 39 tim dari berbagai wilayah. Liga dijadwalkan berakhir pada 7 Maret 2026 dan direncanakan ditutup Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman.

Menurut Andi, penyelenggaraan liga mendapat dukungan Pemerintah Kecamatan Sibulue dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopincam), serta elemen masyarakat. 

“Kami sangat terbantu. Camat Sibulue memberi dukungan penuh dan hadir langsung di sejumlah pertandingan,” katanya.

Bagi warga, liga ini bukan sekadar kompetisi olahraga. Ia menjadi ruang temu, tempat bercengkerama, sekaligus hiburan kolektif di tengah kekhusyukan Ramadhan. Di Sibulue, malam puasa tak hanya milik masjid, tetapi juga lapangan futsal. (Ikhlas/Rasul)

Komentar

Tampilkan

  • Lapangan Putra Salampe Diserbu Penonton, Liga Ramadhan Jadi Magnet Warga Sibulue
  • 0

Terkini

Iklan