Iklan

11/02/20, 15:11 WIB
Hukum dan KriminalPolres SoppengSOPPENG

Kejahatan Anak Meningkat, Kapolres Soppeng Beber Lima Cara Pencegahan

RAKYATSATU.COM, SOPPENG - Kepolisian Resort (Polres) Soppeng melakukan Press Rilis tentang kejahatan anak, di Aula Patria Tama Polres Soppeng, Selasa (11/02/2020).

Kapolres Soppeng AKBP Puji Saputro mengatakan, kejahatan sekarang  mulai bergeser kepada anak, dan tidak menampik bahwa kasus kejahatan anak di Soppeng mengalami peningkatan.

"Kasus kejahatan anak, baik itu pencabulan, penyetubuhan dan kasus membawa lari di Soppeng mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya," kata Kapolres Soppeng.

Menurut Kapolres, anak adalah aset kita, dan harus dijaga untuk kelangsungan bangsa ini.

Nah, untuk mencegah kejahatan anak agar tidak bertambah, Kapolres Soppeng memberikan lima cara, yaitu :

Tanamkan Pemahaman Agama
Menurut Kapolres, memberikan pemahaman agama kepada anak sejak kecil bisa menghindarkan kejahatan anak. Selain itu Agama adalah landasan hidup kita.

Tanamkan Pengetahuan Menangani dan Melindungi Diri
Hal ini juga penting kata Kapolres, karena kasus kejahatan anak biasa terjadi dengan bujuk rayu atau dengan modus lainnya.

"Namanya anak-anak masih relatif pendidikan dan minim pengetahuan, bisa terjebak dengan bujuk rayu, sehingga dapat dimanfaatkan oleh pelaku," katanya.

Tanamkan Komunikasi dalam Lingkup Keluarga
Anak itu butuh komunikasi dengan orang tua. Karena kita lihat jaman sekarang (Gedget) sudah berhasil merebut komunikasi antar anak dan orangtua.

"Untuk itu, saya minta orangtua untuk menjadikan anak sebagai kawan, sehingga bisa bicara tentang lingkungan anak, apa yang terjadi dengan anak dan hal lainnya," ujarnya.

Peran Sekolah atau Guru
Guru adalah salahsatu figur yang penting dalam mencegah kejahatan anak. Hal itu karena anak cendrung mendengar apa yang disampaikan guru dibandingkan orangtua.

Saat komunikasi keluarga tidak terjalin, peran guru sangat penting untuk menggantikannya.

Pelaporan Kasus yang Cepat
Apapun yang terjadi di masyarakat, diharapkan untuk dilaporkan. Supaya pihak kepolisian cepat menanganinya.

"Kami berfikir lebih cepat kita tangani, minimalisir korban, dan korban berikutnya lagi," harapnya.

Sekedar diketahui, di tahun 2019 Polres Soppeng menangani 3 kasus pencabulan, 1 pemerkosaan dan 1 kasus bawa lari, dengan jumlah tersangka 6 orang. (San)