Iklan

15/02/20, 16:26 WIB
BrimobMAKASSARPilkada

Ini Warning Brimob Polda Sulsel Terhadap Perusuh di Pilkada Serentak 2020


RAKYATSATU.COM, MAKASSAR - Kota Makassar belum terlalu ramai dari lalu lalang kendaraan, maklum matahari belum muncul di ufuk Timur, Sabtu (15/02/2020). Namun saat itu, tiba-tiba yang tadinya sepi berubah menjadi hiruk pikuk.

Ternyata hal itu karena adanya konvoi Satuan Brimob Polda Sulsel yang menurunkan kekuatan penuh kompi Penindakan Huru Hara (PHH) dan kompi Anti Anarkis bergerak ke Trans Studio Makassar, Jl Metro Tanjung Bunga Makassar.
Kekuatan penuh Sat Brimob Polda Sulsel tersebut dalam rangka melakukan penanganan dan penindakan aksi. Pasalnya, di Trans Studio Makassar, ada aksi massa yang telah bertindak sangat anarkis dan melakukan penjarahan serta pembakaran. 

Setiba di lokasi yang telah ditentukan Pasukan Kompi PHH dan Kompi Anti Anarkis langsung siaga penuh untuk melakukan penindakan massa yang telah anarkis.
Pasukan Kompi PHH dan Kompi Anti Anarkis Sat Brimob Polda Sulsel, akhirnya berhasil meredam aksi tersebut yang ternyata hanyalah sebuah pelaksanaan simulasi penanganan massa yang anarkis hasil tindak lanjut dari rangkaian pelatihan Penindakan Huru Hara dan Anti Anarkis tahun Anggaran 2020.
Adapun kekuatan Brimob yang diturunkan kali ini yaitu satu SSK (Satuan Setingkat Kompi) pasukan PHH, satu SKK Pasukan Anti Anarkis, 3 unit kendaraan Taktis Baracuda, 4 unit kendaran Taktis Vulcano
5. 2 unit kendaraan AWC (Armored Water Canon), 1 unit kendaraan Public Addres, 1 unit Ambulance dan 10 unit kendaraan Roda 2.
Kegiatan simulasi ini disaksikan Langsung oleh Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Sulsel Komisaris Besar (Kombes) Polisi Muhammad Anis P. S., S.I.K, M.Si. serta didampingi oleh Danyon A Pelopor AKBP Darminto, S.Sos, Danyon C Pelopor Brimob Bone Kompol Nur Ichsan, S.Sos, dan Danden Gegana Kompol Sahruna Nasrun, S.E MM serta jajaran PJU Satbrimobda Sulsel.
Kombes Polisi Muhammad Anis mengatakan simulasi ini dilakukan selain untuk menampilkan hasil dari pelatihan yang dilaksanakan juga untuk menunjukkan kesiapan Satuan Brimob Polda Sulsel dalam hal menghadapi tahapan Pilkada Serentak Tahun 2020.
Selain itu, simulasi ini adalah wadah untuk menyamakan persepsi setiap anggota Brimob sehingga kita semua sudah siap untuk menghadapi Pilkada Serentak 2020 yang sudah di depan mata.
Dansat Brimob juga menyampaikan apresiasinya kepada seluruh Personel yang telah melakukan kegiatan ini dengan semangat.
Dalam pelaksanaan kegiatan ini Sat Brimobda Sulsel melibatkan seluruh jajarannya mulai dari Batalyon A Pelopor, Batalyon B Pelopor, Batalyon C Pelopor dan Den Gegana.
Sehingga kedepan seluruh jajaran Brimob se Sulawesi Selatan dapat melaksakan tugas dengan kompak dan sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku dalam hal ini, Pekap 02 Tahun 2019 tentang Penindakan Huru Hara.
Selanjutnya kegiatan ini ditutup dengan tradisi Pasukan Brimob yaitu makan bersama dengan makanan yang sederhana bersama Dansat Brimob Polda Sulsel.  (Rasul)