ads

09 December, 2019

15 Tahun Tak Pernah Dirayakan, Kadis Perumahan dan Tarkim Bone Pelopori Pesta Rakyat Pangadereng Ri Tana Galung

15 Tahun Tak Pernah Dirayakan, Kadis Perumahan dan Tarkim Bone Pelopori Pesta Rakyat Pangadereng Ri Tana Galung
banner 336x280

RAKYATSATU.COM
, BONE
- Setelah 15 tahun tidak dilaksanakan, pesta rakyat Pangadereng ri Tana Galung Desa Galung Kecamatan Ulaweng Kabupaten Bone, akhirnya kembali digelar, Senin (09/12/2019) dengan pelopor Kepala Dinas (Kadis) Perumahan dan Tata Ruang Pemukiman (Tarkim) Kabupaten Bone, Andi Ikhwan Burhanuddin.

Pesta rakyat Pangadereng ri Tana Galung, terakhir dilaksanakan pada tahun 2004 lalu, kala Andi Ikhwan Burhanuddin menjadi Camat Ulaweng, padahal pesta rakyat itu bukan hanya acara seremonial belaka namun merupakan budaya turun temurun dari kerajaan Ulaweng di masa lampau. 

"Pangadereng ri Tana Galung merupakan budaya turun temurun yang akan kita lestarikan. Ini sudah sejak ada sebelum Indonesia merdeka dan selalu dilaksanakan di masa kerajaan, ketika Ulaweng masih daerah kerajaan," jelas Andi Ihwan.

Pesta Rakyat Pangadereng ri Tana Galung ini ditandai dengan mengarak arajang yang merupakan pusaka Selendang, Pedang, 
Sarung dan Potongan Rambut Ke tengah kerumunan warga, ritual mammemmang dan tari maggiri oleh para Bissu turut menjadi pelengkap acara yang sangat disakralkan masyarakat Ulaweng.

Andi Ikhwan Burhanuddin, yang memang merupakan salah seorang tokoh masyarakat asal Ulaweng ini, berpendapat dan memandang bahwa ritual sakral yang dipertahankan masyarakat Ulaweng tersebut sangat perlu dijaga untuk dilestarikan.

"Acara Pesta Rakyat Pangadereng ri Tana Galung tentunya bukan sesuatu yang bertentangan dengan ajaran agama, karena masyarakat Ulaweng dari dulu dikenal sebagai masyarakat sangat religius," tegas Andi Ikhwan.

Sedangkan Kepala Desa Galung, Abd Rahman sekaligus pelaksana kegiatan Pesta Rakyat Pangadereng ri Tana Galung  mappaddaung arajang ini menjelaskan bahwa acara ini merupakan kecintaan masyarakat terhadap leluhur mereka dan berharap kedepan dapat terus dilaksanakan.

Sementara itu Budayawan Andi Yushan Petta Tappu menegaskan pesta Rakyat Pangadereng ri Tana Galung mappaddaung arajang adalah berasal dari kata daung atau daun yang bermakna menjaga, merawat atau melestarikan kerajaan. Maka sudah sangat tepat ritual arajang yang digelar masyarakat Ulaweng kali ini bertujuan melestarikan budaya.

Dalam acara ini turut dihadiri sejumlah pejabat Pemda dan tokoh masyarakat diantaranya, Ketua Dewan Adat Bone Andi Baso Hamid, Kadis Kebudayaan, dan Kadis Sosial Kabupaten Bone. Selain itu juga dihadiri pejabat Tripika Ulaweng.  (Rasul)
Don't Miss

News Feed