ads

08 August, 2019

Mengapa Pria Selalu Tertidur Pulas Usai Berhubungan Intim, Ini Penyebabnya

Mengapa Pria Selalu Tertidur Pulas Usai Berhubungan Intim, Ini Penyebabnya
banner 336x280
RAKYATSATU.COM - Bagi pasangan yang sudah menikah, hubungan intim menjadi sebuah wadah untuk mengungkapkan ikatan mereka.

Namun, banyak istri yang mendapati suami mereka langsung tertidur pulas setelah berhubungan intim, tanpa sempat berkasih-kasihan lagi.

Apa yang menjadi penyebabnya? Tapi yang jelas, ini bukanlah pertanda negatif dalam sebuah hubungan.

Dilansir laman Reader's Digest, pria memang disebut memiliki kebiasaan tertidur setelah berhubungan seks.

Hal ini disebabkan banyak faktor, satu di antaranya terkait proses kimia di dalam tubuh.

Berikut yang perlu kamu ketahui soal kebiasaan pria tersebut.

Orgasme dan energi berperan

Terapis seks di Vancouver, David McKenzie mengungkapkan, kimia tubuh pria berubah setelah orgasme.

"Prolaktin biokimiawi dilepaskan, di mana secara fisik mengubah tubuh (pria) dan membuatnya sangat lelah," ujar McKenzie.

Sebaliknya, perempuan mungkin tidak orgasme setiap kali berhubungan seks, sehingga setelah bercinta, terkadang perempuan masih setengah terangsang dan memiliki energi untuk mengobrol.

Mark Leyner dan Billy Goldberg, penulis Why Do Men Fall Asleep After Sex? memberikan penjelasan biologis tambahan.

"Kondisi tersebut kemungkinan terjadi karena pengerahan tenaga saat berhubungan seks dan setelah klimaks yang menghabiskan otot glikogen penghasil energi," katanya.

"Hal ini membuat pria merasa mengantuk. Karena pria memiliki massa otot lebih banyak daripada wanita, ia pun menjadi lebih lelah setelah berhubungan seks. ”

Ada beberapa perubahan di otak juga Tantric sex berfokus pada aspek spiritual yang mencerahkan.

Dalam perspektif tersebut, penggabungan dua tubuh adalah aktivitas suci yang meningkatkan kesadaran dengan menyalurkan energi dan mengangkat pasangan ke tingkat berbeda.

Nah, seks dan orgasme dianggap sebagai puncak kesadaran spiritual, serta mewakili penyatuan energi pria dan wanita.

Sementara itu, Leyner dan Goldberg mengungkapkan, karena orgasme pria adalah eksternal, hal itu menyebabkan hilangnya energi itu sendiri (melalui ejakulasi).

Kehilangan energi ini, menurut studi, terkait dengan penurunan aktivasi melalui prefrontal cortex.

Prefrontal cortex mematikan pasca-orgasme, sehingga pria mungkin mengantuk karena bagian otak ini melibatkan kesadaran, kewaspadaan, dan aktivitas mental.

Sebaliknya, orgasme wanita adalah ledakan energi internal. Nah, karena perempuan tidak mengalami kehilangan energi yang sama, maka ia bisa lebih lama terjaga.

Ada kemungkinan pasangan ingin berpelukan atau berbicara setelah berhubungan seks Laurie Betito, seorang psikolog di Montreal dengan spesialisasi dalam terapi seks, mengatakan, wanita suka 'memproses' pengalaman mereka, salah satunya keinginan untuk berbicara setelah berhubungan seks.

Salah satu yang termudah bagi wanita adalah komunikasi. Menurut terapis seks Ian Kerner, berpelukan setelah berhubungan seks juga membantu memperkuat keintiman, keterikatan, dan rasa koneksi dan komitmen secara keseluruhan.

Untuk meningkatkan pelukan setelah berhubungan seks:

- Coba untuk berhubungan seks sebelum sarapan, makan siang, atau makan malam. Sebab, ada kemungkinan seseorang tidak akan tertidur jika dia lapar.

- Hindari berhubungan seks larut malam jika mengantuk, karena pasti akan tertidur. Kamu juga bisa bercinta sebelum menonton acara TV favorit.

- Berkompromi dengan jumlah waktu yang ditentukan untuk berpelukan setelah berhubungan seks. Jika kamu ingin mengorol selama 30 menit, sementara ia hanya ingin selama lima menit, maka cari titik tengah: 15 menit.

Tidur membuktikan kepuasan

Penulis dan psikolog Seksualitas Manusia Roger R. Hock menulis, "baik pria maupun wanita biasanya merasa santai, hangat, puas, dan mengantuk" setelah berhubungan seks.

McKenzie pun sepakat bahwa tidak semua pria tertidur setelah bercinta.

"Beberapa memang menikmati pelukan atau mengobrol sesudah bercinta," kata McKenzie. "Terkadang pasangan wanita yang tertidur lebih dulu."

Namun, apa pun yang terjadi, sekali pun dia tertidur setiap kali berhubungan seks, ingatlah mengantuk tidak selalu berarti hubunganmu lemah atau ia tidak mencintaimu.

Sebaliknya, tidur mungkin benar-benar membuktikan kebahagiaan dan kepuasan. (Kahfi Dirga Cahya/Kompas.com)


Don't Miss

News Feed