ads

21 August, 2019

"Misteri Lembah Walanae" Kaswadi Minta Cagar Budaya di Soppeng Terus Dipromosikan

"Misteri Lembah Walanae"  Kaswadi Minta Cagar Budaya di Soppeng Terus Dipromosikan
banner 336x280
banner 336x280

RAKYATSATU.COM, SOPPENG
- Bupati Soppeng HA Kaswadi Razak, menghadiri pembukaan pameran cagar budaya dengan tema" misteri lembah walanae" di halaman villa yuliana jalan Pemuda Watansoppeng, Rabu (20/8/2019)

Pameran ini dilaksanakan berkat kerjasama balai pelestarian cagar budaya sulawesi selatan dengan dinas pendidikan dan kebudayaan soppeng, berlangsung selama lima hari yaitu tanggal 21-25 Agustus 2019. 

Acara dimulai dengan persembahan Tari Pattennung oleh Sanggar Ati Maruddani dibawah asuhan Rosnawati S. Pd, M.Pd dan kepala SMA 3 Watansoppeng Dra. Hj. Harmoni Zainuddin, M. Si. 

Kepala balai Pelestarian cagar budaya Sulawesi Selatan Drs. laode  Muhammad aksa,  M. Hum saat memberikan sambutannya  menyampaikan kekagumannnya pada daerah soppeng yang memiliki keanekaragaaman budaya. 


" Sebagaimana kita ketahui bahwa daerah yang luar biasa ini banyak dilakukan penelitian baik oleh peneliti dalam negeri maupun luar negeri bahkan sejak tahun 1905 sebuah buku yang ditulis oleh Chris dan Paul sarasin menerbitkan bukunya yaitu reisen in celebes yang menginformasikan keberadaan artefak batu dari situs cabenge soppeng, penelitian ini berlanjut terus hingga saat ini,"jelasnya. 

Kami berharap kegiatan pameran ini dapat memahami perjalanan panjang manusia di Kabupaten Soppeng dan juga berbagai cagar budaya di sulawesi selatan,  barat,  dan tenggara.

Ditempatkan yang sama, Bupati Soppeng dalam sambutannya mengajak seluruh pihak untuk serius dalam meneliti cagar budaya yang ada di soppeng. 

"Semoga sinegitas antara pemkab dan propinsi bisa lebih baik dan bisa fokus mengembangkan penelitian di daerah Soppeng,"harapnya.

Saya khawatir, lanjut Kaswadi,  Kalau tidak dilakukan segera penelitian maka akan cagar budaya ini akan punah dan dilupakan generasi penerus kita tentang sejarah purbakala ini, yang merupakan daerah tertua di Sulawesi Selatan. 

"Untuk itu Saya harap kepada Kadis Pendidikan dan kebudayaan untuk lebih giat mempromosikan cagar budaya yang ada disoppeng, 
Perkenalkan dan lestarikan budaya kita Soppeng" harapnya. 

Ketua Panitia Dra. Hj.Irwani Rasyid, MM bahwa selain menampilkan bahan Pameran, kami juga melaksanakan berbagai lomba yang diikuti oleh Pelajar seperti Lomba mewarnai kategori TK,  lomba rangkin 1 untuk kategori SD dan SMP,  serta lomba vlog kategori SMA. 

Turut hadir dalam pembukaan pemeran ini para anggota Forkopimda,  kepala dinas pendidikan dan kebudayaan,  para guru SLTA, SLTP dan SDN dan ratusan Pelajar. (Red)

Don't Miss

News Feed